PEKANBARU, GORIAU.COM - Meski telah membatalkan pengadaan mobil dinas dan operasional untuk pimpinan dan anggota DPRD Riau, namun untuk pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ternyata tetap diadakan.

Direncanakan sebanyak 151 mobil dinas jenis Toyota Avanza dengan 1.300 cc diadakan untuk pejabat eselon III. Sementara untuk pejabat eselon II sepaket dibatalkan dengan mobil dinas pimpinan dan anggota dewan.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Zaini Ismail kepada GoRiau.com, Rabu (19/11/2014), mengatakan, pengadaan mobil dinas tersebut bukan sewa, melainkan sistem beli.

"Jadi untuk pejabat eselon II dibatalkan, mengingat waktu yang tidak cukup untuk pengadaannya. Sehingga tidak memungkinkan untuk proses tender," kata Zaini.

"Jadi yang kita beli itu hanya untuk mobil dinas pejabat eselon III saja," sambung mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau ini.

Dikatakan Zaini, mobil-mobil tersebut akan direalisasikan dalam waktu dekat. Namun mengenai teknisnya, Zaini meminta untuk ditanyakan kepada Biro Perlengkapan.

Sementara Kepala Biro Perlengkapan Setdaprov Riau, Ayub Khan tidak bisa dikonfirmasi. Pertama, saat dihubungi telepon selularnya aktif tetapi tidak diangkat dan pesan singkat juga tidak balas.

Kemudian ketika GoRiau.com coba menghubungi kembali, telepon selularnya sudah tidak aktif lagi. Apakah Ayub Khan kembali menghindar dan menutupi tentang pengadaan mobil dinas ini lagi?

Karena sebelumnya, sejak rencana pengadaan mobil dinas untuk Ketua DPRD Riau Suparman yang dinilai terlalu boros, Ayub Khan sulit ditemui dan dihubungi. Bahkan setelah pengadaan mobil tersebut dibatalkan, dirinya tetap tidak mau bicara.

Dikabarkan seluruh mobil dinas untuk pejabat eselon III tersebut akan direalisasikan dalam waktu dekat. Bahkan saat ini juga dikabarkan beberapa sudah berada di dealer. Sementara sebagian lagi dikabarkan masih dalam perjalanan.***