SUNGAI MANDAU, GORIAU.COM - Apes benar nasib salah seorang warga Desa Muara Bungkal, Sungai Mandau, Siak, Riau ini. Berharap dapat rumah layak huni (RLH), malah dia kehilangan rumah sederhannya. Kini keluarga ini terpaksa menumpang di rumah saudaranya.

Semula, desa ini mendapatkan 5 unit Rumah Layak Huni (RLH) yang disalurkan untuk masyarakat yang kurang mampu pada tahun 2012. Namun kenyataannya 2 unit dinilai gagal, satu unit belum rampung. Akibatnya, ada keluarga yang harus menumpang di rumah saudara.

Kepala Desa Muara Bungkal Asril Amran saat dikonfirmasi Minggu (12/5/2013) membenarkan terbengkalainya proyek tersebut.

Kades sangat menyayangkan hal itu, apalagi pada dua unit rumah yang gagal, rumah pemiliknya sudah dibongkar, dan pembangunan dilakukan tepat di tapak rumah yang lama.

''Hingga saat ini, keluarga yang berhak menerima bangunan RLH tersebut masih menumpang, sambil berharap RLH yang dibangun bisa segera rampung. Jujur kami pihak desa kasihan pada pemilik rumah, kalau dulu meskipun rumah seadanya mereka masih punya, sekarang sudah dibongkar, namun bangunan baru yang direncanakan akan diberikan tak kunjung usai. Harapannya pihak terkait bisa segera menyelesaikan masaalah ini, sehingga pembangunan bisa cepat dilanjutkan,'' jelas Asril Amran.

Pantauan lapangan, dua unit RLH yang gagal pembangunannya belum sampai 50 persen, artinya pengerjaan proyek tersebut gagal total.

Informasi yang dirangkum, dari 5 unit RLH yang dibangun di desa tersebut, hanya satu unit yang selesai dengan sempurna. 2 unit dinilai belum sempurna karena pengecatan kusain yang belum selesai, dan pengerjaan perapian beberapa item lainnya yang belum rampung, namun karena pemiliknya membutuhkan, pengerjaan dilanjutkan pemilik dengan dana peribadi. Sementara, 1 unit saat ini belum rampung, dan 2 unit dinilai gagal total.

Kades mengaku, masalah ini sudah ditinjau langsung oleh BPK, harapannya dari peninjauan tersebut bisa dicarikan solusi, agar pembangunan bisa dilanjutkan, shingga pemilik rumah memiliki harapan kembali. (sks)