PEKANBARU, GORIAU.COM - Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, Riau, menyatakan ada sebanyak 2.645 orang warga di wilayah itu mengalami gangguan mulut dan gigi. Data tahun 2012 itu dimungkinkan terus meningkat mengingat minimnya kesadaran masyarakat dalam merawat mulut dan gigi hingga rentan 'tercemar virus'.

Untuk tahun 2012, demikian Kepala Puskesmas Berseri Pangkalan Kerinci Drg Erlinda, penyakit gangguan mulut dan gigi menempati posisi dua terbanyak.

"Posisi pertama ditempati penderita infeksi saluran pernafasan akut (Ispa). Setidaknya, sepanjang 2012 lalu, terdata 7.848 penderita ISPA di Pelalawan khususnya di Pangkalan Kerinci," ujarnya.

Bahkan, kata dia, sejak Januari hingga Maret 2013, sudah terdata ada sebanyak 2.188 penderita Ispa yang berobat ke Puskesman Pangkalan Kerinci.

Selain dari dua penyakit itu, kata Erlinda, ada sebanyak delapan penyakit lainnya yang juga benyak menjangkiti masyarakat di Pelalawan.

Seperti penyakit dermatitis ada sebanyak1.339 penderita, gastaritis yang berhubungan dengan gangguan lambung atau maag ada sebanyak1.574, kemudian penyakit GE ada sebanyak 1.027 penderita.

Untuk penderita hipertensi ada sebanyak 1.326 orang, kemudian migren dan sindrom nyeri kepala ada sekitar 649 penderita.

"Penyakit lainnya adalah rematoid artrtitis 1.001 penderita, obs febris 1.524 dan gangguan pneumonia 739 penderita. Selain faktor alam yang menyebabkan gangguan kesehatan langsung terhadap masyarakat juga ada faktor dari dalam, seperti kurangnya perhatian terhadap kebersihan diri dan lainnya. Namun kondisi alam yang sering berubah juga dapat menimbulkan banyak penyakit bagi masyarakat," ujarnya.(fzr)