
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masih menggesa penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2014. Hingga saat ini, realisasi anggaran masih di bawah 30 persen.
Namun Pemprov Riau masih optimis hingga Agustus 2014 mendatang, penyerapan APBD murni bisa berjalan hingga 30 persen. Realisasi ini diharapkan kepada program-program yang mulai dan tengah berjalan saat ini.
Asisten III Setdaprov Riau, Hardy Jamaluddin, menjelaskan, untuk program-program yang tidak masuk lelang Unit Layanan Pengadaan (ULP) dimasukkan dalam APBD Perubahan 2014, namun dialihkan untuk membiayai program kegiatan lain.
"Jadi program yang tidak berjalan di APBD murni tetap kita tetap ambil, tetapi kita masukkan ke pos yang lain. Tapi tidak mengubah jumlah anggaran," kata Hardy.
Sementara itu, Pemprov Riau mengaku telah menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) RAPBD Perubahaan Tahun 2014 kepada DPRD Riau, Jumat (26/7) lalu.
Rencananya hari ini, Selasa (5/8/2014), Pemprov Riau melakukan rapat evaluasi APBD untuk mengetahui penggunaan di masing-masing Satker sebelum pembahasan APBD Perubahan. "Lelang-lelang sekarang sudah jalankan dan sebagian besar sudah ada pemenangnya," terangnya.***