PEKANBARU, GORIAU.COM - Kabut asap yang merupakan dampak dari peristiwa kebakaran hutan atau lahan di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Riau dikabarkan telah sampai di Negeri Jiran, Malaysia. Sejumlah warga di negara ini mulai resah.

Kuwalitas udara di beberapa wilayah di Malaysia dikabarkan telah mulai memburuk akibat tercemar kabut asap sejak Rabu (28/8/2013) pagi tadi. Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Johor Baru, Malaysia, Rintyana, melalui telekomunikasi mengatakan, udara pagi hari di sejumlah kawasan mulai tampak gelap seperti mendung.

"Banyak warga di sini (Johor Baru) mengatakan kalau ini asap kiriman Riau. Tapi kondisinya tak separah dulu," katanya.

Sementara Mami, seorang WNI yang bekerja di Kuala Lumpur, mengatakan kabut asap belum terasa di Ibu Kota Malaysia itu. "Tadi pagi (udara) masih bagus-bagus, belum terasa ada asap seperti sebelumnya," kata Mami melalui sambungan telepon.

Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan, indikasi cemaran asap yang merupakan dampak dari peristiwa kebakaran hutan atau lahan di Riau sampai ke negara tetangga sangat kuat.

Hal itu menurut dia, karena pantauan kuwalitas udara yang diriliskan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi menyatakan tingkatan polusi udara di beberapa daerah di Malaysia maksimal mencapai 100 polutan standar indeks (psi) yang artinya sudah mulai tidak sehat.(fzr)