PEKANBARU, GORIAU.COM - Umat Islam di Kabupaten Pelalawan begitu antusias untuk menyempurnakan rukun Islam, melengkapinya dengan mendatangi tanah suci, Mekkah. Bahkan mereka rela antri belasan tahun untuk menunaikan ibadah di tanah suci tersebut.

"Sampai saat ini waiting list jamaah kita capai 3.599 orang," kata Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Pelalawan Drs H Zulkifli melalui Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah H Muhammad Rais,S.Ag, Selasa (28/8/2013).

Rais mengatakan bahwa jika menakar jumlah daftar tunggu itu sebut Rais, memang keinginan masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji memang cukup tinggi dibanding beberapa daerah lainnya. Dari jumlah waiting list itu, prediksi keberangkatan calon jamaah kita itu hingga 2025 mendatang.

"Artinya mereka harus antre sampai 12 tahun jika mendaftar tahun ini," jelas Rais seraya mengatakan, apalagi jika pemotongan kuota 20 persen dari Pemerintah Arab Saudi berlangsung hingga tahun 2017 mendatang.

Sebenarnya imbuh, Muhamaad Rais yang juga Ketua IKMI Kabupaten Pelalawan, sejak beberapa bulan terakhir jumlah masyarakat yang mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah mulai berkurang. Terkadang dalam seminggu hanya beberapa orang saja. Berkurangnya jumlah pendaftar haji ini seiring pelayanan dana talangan haji telah ditutup oleh sejumlah bank. "Kalau tidak, selama dana talangan haji masih dibuka pihak bank, jumlah pendaftar bisa capai belasan orang dalam sehari," katanya.

Ditambahkannya, namun tak semata karena faktor tersebut lanjut Rais, dalam usia Kabupaten Pelalawan memasuki 14 tahun Oktober mendatang, memang tingkat ekonomi masyarakat sudah semakin membaik. Begitu pula mereka yang ingin menunaikan rukun Islam ke 5 makin meningkat.(ilm)