
PEKANBARU - Bripka SM, oknum polisi yang berdinas di Kabupaten Rohul, Riau yang tembak mati istrinya, Risma, akhirnya tertangkap, Jumat (20/11/2015) pagi tadi, dipersembunyiannya, Kecamatan Martapura, Kalimantan Selatan.
Tertangkapnya SM, setelah polisi melakukan pengamatan dan membuntutinya selama hampir satu minggu. Di Martapura, SM tinggal dan menetap di rumah keluarganya. "Dia ditangkap di rumah keluarga (istrinya)," ungkap Kapolda Riau, Brigjen Dolly Bambang Hermawan.
Selain itu, lokasi pelarian Brigadir SM (Martapura,red) juga adalah eks tempat dia berdinas dulu. "Kalsel itu tempat dia (SM) berdinas dulu. Jadi setelah menembak istrinya, dia tidak kabur kemana-mana, melainkan langsung ke Kalsel," beber Kapolda, Jumat siang.
Dolly juga membenarkan, kalau Brigadir SM kini masih dalam perjalanan menuju Kota Pekanbaru. Terkait ini, Brigjen Dolly menegaskan, akan mengusut jika ada kemungkinan pihak lain yang turut terlibat dalam pelarian oknum tersebut.
"Makanya kita belum bisa pastikan. Tunggu dia sampai ke sini dulu. Kalau ada yang membantunya dalam proses pelarian, pasti akan kita periksa," singkatnya saat ditemui GoRiau.com, usai melaksanakan salat Jumat di Mapolda Riau.
Diberitakan sebelumnya, korban Risma pertama kali ditemukan tetangga dalam posisi tertelungkup dan bersimbah darah di halaman rumah. Sebelumnya, warga sempat mendengar keributan antara pasangan suami istri ini.
Warga kemudian menghubungi petugas Polsek Kepenuhan, dan polisi pun langsung mengevakuasi jasad Risma yang tergeletak di halaman rumah. Barang bukti yang diamankan adalah proyektil peluru dari senjata api Revolver yang diduga milik oknum polisi tersebut.
pada tubuh Risma, ditemukan lima liang, tempat SM menyarangkan pelurunya. Tiga dibagian punggung, satu dibagian perut dan satu lobang lagi dibagian kepala. Pemicunya, lantaran pasangan suami istri tersebut bertengkar hebat. ***