
SELATPANJANG - Proses masuk Islam Nora Binti Culai (33) Warga Jalan Pelabuhan Desa Beting Kecamatan Rangsangpesisir Kepulauan Meranti, Riau, berjalan khidmat dan diselimuti rasa haru. Nora dengan nama baru Nur Aini yang sebelumnya tersipu malu mendadak meneteskan air mata usai bersyahadat.
Pemandangan itu terlihat dalam proses pengislaman Nur Aini di Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang, Senin (6/6/2016) siang.
Nur Aini yang bersyahadat usai Salat Zuhur itu sebelumnya terlihat tersipu malu. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan Ustaz Mustafa SAg MM (penuntunnya masuk ialam, red) saja, Nur Aini seperti tidak mampu mengeluarkan suara.
Setelah beberapa kali uji coba bersyahadat, tibalah Ustaz Mustafa meminta Nur Aini betul-betul bersyahadat guna membuktikan bahwa Ia telah memeluk agama Islam.
Pantauan GoRiau, Nur Aini bersyahadat sebanyak dua kali. Syahadat pertama, masih sedikit belum tepat dan harus diulangi.
Pada Syahadat kedua, Nur Aini langsung berhasil. Mustafa langsung membacakan Hamdalah diikuti ratusan warga Meranti yang hadir siang itu.
Tiba-tiba, Nur Aini terlihat meneteskan air mata, sambil memeluk perempuan paruh baya yang merupakan orang tua angkatnya, Ondri Eli.
"Tadi terharu saja, usai bersyahadat," ujar Nur Aini ditemui usai bersyahadat.
"Masuk Islam ini karena memang niat dari hati. Keinginan yang begitu besar itu saya sampaikan ke Buk Ondri," bebernya.
"Dia sebelum memeluk agama Islam tinggal bersama kami. Mungkin dia tertarik melihat aktivitas keagamaan keluarga kami seperti salat, mengaji. Dua hari sebelum masuk Ramadan dia menyatakan kesiapannya untuk masuk Islam," ujar Ondri pula.
Usai bersyahadat Nur Aini mendapat ucapan selamat dari jamaah Masjid Agung Darul Ulum yang menyaksikan pengislaman itu. Kemudian, Nur Aini dan Ondri Eli pulang ke kediamannya Jalan Terubuk Selatpanjang. ***