PEKANBARU – Universitas Riau menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pembangunan Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan di Pekanbaru. Dukungan ini meliputi penyediaan sumber daya manusia hingga kerja sama dalam riset dan pengabdian masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Rektor Universitas Riau, Sri Indarti, menanggapi pernyataan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, saat peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit, Jumat (13/6/2025).

“Saya mau terima kasih ke Bu Rektor atas bantuannya. Soal tata kelola ekosistem pelayanan yang baik, saya butuh bantuan Bu Rektor nantinya,” ujar Budi.

Sri Indarti menjelaskan, kontribusi Unri akan difokuskan pada tiga pilar tridarma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian. “Kami hadir karena diundang Kemenkes dan Pemprov Riau. Kami melihat ini sebagai momentum untuk bersinergi mendukung program nasional dan daerah,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sekitar 70 persen mahasiswa Fakultas Kedokteran Unri berasal dari daerah di Riau. Diharapkan lulusan tersebut kembali ke daerah asal seperti Rohil, Meranti, atau Inhil, dan memperkuat layanan kesehatan lokal.

Selain itu, Unri juga memiliki Rumah Sakit Pendidikan yang bisa dimanfaatkan untuk pendidikan klinik, koasistensi, dan magang mahasiswa. Ia menambahkan bahwa kolaborasi riset antara Unri dan rumah sakit baru ini sangat potensial.

“Kami punya dosen andal dari berbagai bidang, termasuk Prodi Kimia dan Biologi di FMIPA, yang siap mendukung inovasi dan riset kesehatan,” ujarnya.

Sri menyampaikan bahwa pembangunan rumah sakit ini diharapkan bisa menekan jumlah warga Riau yang berobat ke luar negeri. “Kalau layanan kita bisa menyamai bahkan melampaui negara tetangga, dampaknya akan besar untuk kesehatan dan ekonomi lokal,” jelasnya.

Selain peningkatan layanan kesehatan, keberadaan rumah sakit juga diperkirakan mendorong pertumbuhan UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Sri juga memastikan lahan pembangunan rumah sakit merupakan aset Unri yang diberikan hak guna kepada pemerintah. “Itu tanah milik Unri. Karena ini proyek strategis nasional, kami mendukung dengan menyerahkan 10 hektare lahan,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan kesiapan Unri untuk berkontribusi penuh dalam pendidikan, riset, dan pengabdian. “Ini bukan sekadar pembangunan rumah sakit. Ini tentang membangun masa depan kesehatan Riau oleh anak-anak daerah sendiri,” tegasnya.

Plh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama Universitas Riau, yang telah berperan aktif sejak perencanaan hingga pelaksanaan.

“Semoga pembangunan ini selesai tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Riau,” tutupnya. ***