
PEKANBARU – Sebelum memeluk Islam, Umar bin Khattab ra merupakan musuh besar umat Islam. Namun, setelah masuk Islam, Umar menjadi pembela utama umat Islam.
Sebelum masuk Islam, Umar pernah ingin membunuh Nabi Muhammad. Namun, setelah masuk Islam, Umar menjadi sahabat Rasulullah SAW.
Dikutip dari Republika.co.id, di zaman jahiliyah, Umar sama seperti kaum musyrikin lainnya di Makkah, yakni menyembah berhala. Berhala yang dijadikannya sebagai Tuhan itu dibuatnya sendiri.
Kebiasaan orang Arab di zaman jahiliyah, ketika berpergian mereka akan membawa berhala yang dibuatnya dari manisan dan roti dengan ukuran kecil. Hal ini dilakukan karena membawa berhala dari kayu yang ukurannya besar terlalu berat.
Sebelum masuk Islam, Umar berpergian ke luar kota Makkah. Di tengah jalan dia kelaparan dan bekalnya pun habis.
Umar pun akhirnya mengeluarkan dua berhalanya yang terbuat dari manisan dan roti. Setelah menyembah berhala tersebut, Umar lalu memakan kedua 'Tuhan' yang baru saja disembahnya.
"Dahulu sebelum aku mengenal Islam, aku pernah membuat patung berhala dari manisan (sejenis makanan seperti kue bolu), sewaktu aku merasa lapar dan tidak aku temui makanan, karena rasa lapar yang sangat amat, aku terpaksa memakan berhala tersebut mulai dari kepalanya, terus tangannya hingga habis tak tersisa," cerita Umar.
Kisah ini membuat Rasulullah yang mendengarnya tertawa hingga terlihat gigi gerahamnya.***