
PEKANBARU – PSPS Pekanbaru akan segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Mei ini. RUPS ini menjadi penentu arah dan target klub berjuluk Askar Bertuah untuk menghadapi musim Liga 2 2025–2026.
Chief Operating Officer (COO) PSPS, Edward Riansyah, menyebut pihaknya masih menunggu pelaksanaan RUPS untuk menetapkan langkah konkret klub, termasuk pembentukan tim dan target akhir musim depan.
“RUPS digelar bulan Mei ini, tapi kami belum bisa pastikan tanggal pastinya. Semua keputusan strategis akan dibahas dan ditentukan dalam forum tersebut,” kata Edward, Selasa (6/5/2025).
Ia menjelaskan bahwa seluruh kebijakan manajemen saat ini masih bergantung pada hasil keputusan para pemegang saham dalam RUPS. Dalam forum itu, akan ditentukan arah kebijakan, susunan tim, hingga target yang diusung untuk kompetisi yang diperkirakan mulai Agustus atau September 2025.
“Apakah akan dibentuk tim dengan target promosi atau hanya bertahan di Liga 2, itu semua keputusan pemegang saham. Kita tunggu saja hasil RUPS-nya,” tambahnya.
Saat ini, struktur kepemilikan PSPS Pekanbaru terdiri dari empat pemegang saham, yakni Gede Widiade, Muflihun, Irvan Herman, dan Ari Nugroho. Dari keempat nama tersebut, Gede Widiade menjadi pemegang saham mayoritas usai mengakuisisi saham dari mantan pemilik asal Malaysia, Norizam Tukiman.
Pada musim Liga 2 2024–2025, PSPS Pekanbaru menutup kompetisi di posisi keempat klasemen akhir, di bawah asuhan pelatih Aji Santoso. Hasil tersebut membuat klub gagal memenuhi ambisi promosi ke Liga 1.
Langkah-langkah yang akan diambil usai RUPS nanti akan menjadi penentu apakah PSPS siap kembali menargetkan promosi atau melakukan konsolidasi internal untuk musim mendatang. ***