RENGAT - Sandi (14) pelajar sebuah SMP (sekolah menengah pertama) di Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu Riau, tewas bersibah darah setelah sepeda motor yang ditungganinya menabrak sebuah minibus Rabu (21/12/2015).

Sementara temannya Gibran (14) yang dibonceng korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan medis secara intensif. Kecelakaan maut itu terjadi di Km 179 Lintas Tengah Desa Sidomulyo Kecamatan Lirik.

Baca Juga: Walau Masa Berlaku IMTA Belah Berakhir, Akan Tetapi 9 WNA Ini Masih Aman Bekerja di Inhu

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni melalui Paur Humas Iptu Yarmen Djambak kepada GoRiau.com, Kamis (22/12/2016) malam mengatakan, kejadian bermula ketika Sandi mengendarai sepeda motor Kawasaki KLX miliknya dari arah Air Molek menuju Lirik.

"Saat itu korban hendak mendahului sebuah mobil yang ada di depannya. Karena kurang hati-hati, korban tidak melihat ada minibus yang datang dari arah berlawanan," ujar Yarmen.

Sehingga, korban bertabrakan dengan minibus Inova BM 1732 SL yang dikemudikan oleh Rawansen Saragih (51) warga Desa Pontian Mekar Kecamatan Lubuk Batu Jaya. Akibat tabrakan itu, korban tewas di tempat kejadian, sementara teman yang diboncenginya selamat dan saat ini dirawat di Puskesmas Air Molek akibat luka berat yang dideritanya.

Baca Juga: Riau Investment Award 2016, Inhu Keluar Sebagai yang Terbaik

"Faktor penyebab kecelakaan itu diduga akibat kelalaian korban saat memasuki TKP. Guna proses hukum lebih lanjut, kedua barang bukti berupa mobil dan sepeda motor korban telah kita amankan di Mapolsek Lirik. Dalam waktu dekat, kita akan melakukan pemanggilan saksi untuk simintai keterangan seputaran kejadian itu," pungkas Yarmen.*** #INHU