
PEKANBARU - Kolonel Pasukan Kementerian Pertahanan dan Keamanan RI, Eka Bagus mendorong masyarakat Riau untuk bersatu dan tidak takut pada teror bom dengan meningkatkan kesadaran terhadap keamanan di lingkungan sekitarnya.
"Kita tidak boleh takut. Jumlah teroris diperkirakan 3.000 orang, jumlah mereka kalah banyak dengan penduduk kita yang ratusan juta," ungkap Kolonel Eka Bagus disela-sela dialog menyikapi situasi kondisi terkini keamanan masyarakat di Provinsi Riau (khususnya Gafatar dan teror bom) yang dilaksanakan di aula Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau, Senin (18/1/2016).
Kemudian, untuk aparat berwenang diminta untuk menindaktegas terorisme dan memberlakukan hukum yang seberat-beratnya. Sedangkan sebagai langkah pencegahan salah pemahaman, masyarakat diminta memahami ajaran agama yang baik dan benar beserta bela negara.
"Saya rasa ulama juga perlu menyisipkan pemahaman bela negara dalam dahwahnya. Saya pernah menemui itu, itu bagus sekali. Sebagian ulama sudah memahami betul mengenai bela negara," imbuhnya.
Selain itu, Kolonel Eka juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan tingkat kesadaran dan kewaspadaan terhadap aliran sesat. Menurutnya, tingkat kepekaan masyarakat masih rendah. Sehingga jika ditemukan terduga teroris disekitar lingkungannya, mereka hanya akan menjawab tidak mengenali dan tidak pernah berinteraksi.
"Kepekaan masyarakat terhadap keamanan di lingkungannya harus ditingkatkan. Kalau ada yang mencurigakan harus segera dilaporkan. Jangan didiamkan," imbaunya. ***