SELATPANJANG, GORIAU.COM - Guna meningkatkan keteraturan serta kenyamanan lalulintas, khususnya di wilayah Selatpanjang kota, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), memprogramkan rekayasa lalulintas. Rekayasa lalulintas ini juga akan melibatkan salah seorang dosen dari Universitas Riau (UNRI).
Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Ir H Ardhahni MT, melalui Kabid Darat Musa Albakri, yang didampingi dr Ikhsan MSc selaku konsultan pendamping untuk rekayasa lalulintas, kepada wartawan, Kamis (15/5/2014) di Selatpanjang. Katanya Dishubkominfo saat ini sudah mulai melakukan pengkajian lapangan seperti persimpangan jalan, parkir, rambu-rambu lalulintas, dan lainnya dibeberapa titik pasar di Selatpanjang.
"Saat ini kita sudah mulai tahap studi lapangan untuk program rekayasa lalulintas. Selanjutnya aksi kita perkirakan akan selesai sekitar 4 hari. Tujuan kita melakukan ini adalah semata untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan," ujar Musa yang diaminkan dr Ikhsan.
Menurut mereka, di Selatpanjang kota ada sejumlah titik jalan yang rawan kecelakaan dikarenakan sempit. Maka dari itu, rekayasa lalulintas lebih difokuskan disetiap persimpangan jalan yang ramai dan wilayah pasar serta parkiran.
Ditambahkan dr Ikhsan, bahwa studi lapangan tersebut juga mengarah kepada keselamatan pengguna jalan lainnya, seperti trotoar yang nyaman untuk para pejalan kaki.
"Di jalan Dorak perlu ada trotoar, baik untuk pejalan kaki, yang bersepeda, maupun orang yang berolahraga. Sehingga mereka tidak terganggu, aman dan nyaman ketika menggunakan jalan," tutur dr Iksan pula.
Lebih lanjut, pihak Dishubkominfo sangat berharap kerjasama dan dukungan dari seluruh stakholder/satker terkait. Terlebih dari Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Kepulauan Meranti untuk bersama membenahi persoalan padatnya wilayah pasar.
***