SIAK - Pertumbuhan ekonomi daerah di Kabupaten Siak meningkat dari sektor Migas dan Non Migas. Sedangkan inflasi stabil pada tingkat yang rendah. Jika dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Siak terus meningkat dan sudah masuk kategori tinggi.

"IPM Siak tertinggi kedua di Provinsi Riau setelah Kota Dumai, dengan pencapaian 73.73 di tahun 2018," kata Alfedri pada Rapat Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Siak 2021, yang sekaligus dirangkai dengan launching kegiatan Sensus Penduduk 2020, di Ruang RRIP Siak, Kamis (13/2/2020) lalu.

Dikesempatan tersebut, Pemimpin Siak itu juga menyampaikan persentase penduduk miskin Kabupaten Siak pada 2018 sebesar 5.44 persen, tergolong lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tingkat kemiskinan Kabupaten Siak juga berada di bawah persentase penduduk miskin Provinsi Riau sebesar 7,39 persen. Sejauh ini tingkat kemiskinan di Kabupaten Siak terus menurun. Target 2021, tingkat kemiskinan 4.5 - 5 persen, pertumbuhan ekonomi 1 - 1.5 persen, Inflasi 2 - 3 persen, serta tingkat pengangguran terbuka 3 - 4 persen," ungkap Alfedri.

Hal lain yang disampaikan Bupati Alfedri dalam ekspos tersebut diantaranya, perkembangan capaian pembangunan Kabupaten Siak, prioritas pembangunan 2021, dan target pembangunan 2021. Pada poin capaian pembangunan daerah Kabupaten Siak, Bupati Alfedri juga menjelaskan beberapa hal terkait data pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak.

“Agenda prioritas pembangunan Kabupaten Siak pada 2021 diantaranya peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pengembangan pariwisata, peningkatan insfrastruktus dasar, pelestarian lingkungan hidup, peningkatan kawasan strategis," lanjutnya. (adv)