
PEKANBARU – Dr Ikhsan mengaku dirinya tetap optimis bisa ikut di ajang Pilkada Kota Pekanbaru, meskipun Partai PKS telah menetapkan mengusung Markarius Anwar sebagai Calon Wakil Walikota Pekanbaru mendampingi Agung Nugroho.
Seperti diketahui, Dr Ikhsan awalnya sempat digadang-gadang sebagai Calon Walikota Pekanbaru, yang akan diusung PKS.
Seiring dengan keluarnya keputusan PKS yang ternyata mengusung Markarius Anwar, membuat peta politik menjelang Pilkada Kota Pekanbaru jadi berubah. Masyarakat pun bertanya-tanya tentang langkah yang akan ditempuh Dr Ikhsan.
Ketika ditemui Jumat (26/7/2024), Ikhsan mengaku, dirinya belum menentukan perahu mana yang dapat mengantarkannya berlayar di ajang Pilkada Kota Pekanbaru.
“Saat ini masih ikhtiar lah, kami terbuka sama siapa saja saat ini. Untuk kriteria khususnya tidak ada. Yang penting bisa membenahi Pekanbaru bersama,” ujarnya kepada GoRiau.com.
Saat ditanya akan bergandengan dengan siapa di Pilkada nanti, ia menuturkan belum menentukan siapa orangnya.
“Kalau itu belum tahu, bahkan di detik-detik pencalonan itu saja, bisa berubah orangnya. Tunggu saja kabarnya,” ungkapnya sambil tertawa.
Terkait dengan diusungnya Markarius Anwar okeh PKS, Dr. Ikhsan menanggapi hal itu bukanlah masalah yang serius baginya.
“Ah, biasa saja. Kalau ketemu kita salaman juga. Yang penting kita tidak seperti itu. Yang penting bagi saya, ini dijadikan pelajaran saja. Masalah kita maju dan menang itu bonusnya, yang penting kita sudah berusaha maju dengan cara yang benar,” tuturnya lagi.
Baginya, menjadi Walikota Pekanbaru merupakan sebuah tantangan baru. Sebab, ia ingin membuktikan keilmuan yang selama ini telah ia pelajari hingga ke negeri Paman Sam sana.
“Ketika saya di Amerika saya mempelajari retak-retak kecil di balok, di tiang, apa penyebabnya. Sedetail itu. Oh ternyata masalah di negara kita bukan itu, bangunan miring, bangunan tidak pada tempatnya, parit lebih tinggi dari jalan, dan sebagainya,” terangnya.
Baginya, sudah saatnya Pekanbaru dipimpin oleh kaum akademisi yang paham bagaimana memperbaiki infrastruktur kota.
“Dengan keilmuan yang sudah saya punya, makanya saya ingin maju untuk mengatasi masalah banjir, jalan rusak, persampahan, jalanan macet, dan masih banyak lagi,” pungkasnya. ***