KAMPAR - Seorang terduga pelaku pencurian buah kelapa sawit berinisial CU alias KU (42) warga Pamingke, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar diamankan Unit Reskrim Polsek Tapung pada Rabu (3/3/2021) sore. Sementara 3 orang rekannya berhasil kabur alias melarikan diri.

Terduga pelaku ini tertangkap tangan oleh pekerja kebun milik Suster Assisi di Pemingke Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung. Bersama tersangka juga diamankan barang bukti 1 unit dump truck colt diesel warna kuning biru Nopol BM-8220-FC, yang mengangkut 69 tandan buah kelapa sawit segar, 1 unit angkong, 2 buah egrek dengan tangkai fiber, sebuah kampak dengan gagang kayu dan 2 unit sepeda motor honda Supra X 125 warna biru serta motor honda Revo warna merah tanpa nopol.

Kejadian ini bermula pada Rabu (3/3/2021) sore sekitar pukul 17.30 WIB dimana pelaku tertangkap tangan sedang mengambil buah sawit dan menaikkannya kedalam dump truck.

Karyawan kebun berhasil mengamankan salahsatu pelaku inisial CU namun 3 pelaku lainnya berhasil melarikan diri, bersama pelaku juga diamankan barang bukti 1 unit dump truck berisi 69 tandan buah sawit curian, 2 unit sepeda motor milik pelaku, sebuah gerobak, 2 buah egrek dan sebuah kampak.

Pemilik kebun kemudian menghubungi Polsek Tapung dan memberitahukan kejadian tersebut. Selanjutnya Kapolsek Tapung, KOMPOL Sumarno perintahkan Unit Reskrim Polsek mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

Setiba di TKP, Tim Opsnal Polsek Tapung dibantu warga langsung mengamankan seorang terduga pelaku inisial CU, saat diinterogasi yang bersangkutan mengakui telah melakukan pencurian buah kelapa sawit milik Suster Assisi bersama dengan 3 orang temannya yang melarikan diri. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Tapung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Tapung, KOMPOL Sumarno membenarkan penangkapan seorang tersangka pencurian buah kelapa sawit milik Suster Assisi.

"Tersangka dan barang bukti kini telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," jelasnya.***