
DURI - Lagi-lagi bekas galian proyek pemasangan kabel bawah tanah yang dikerjakan oleh PT Buana Cipta Perkasa yang beralamat di Jalan Mandau ini merugikan pengendara yang melintas.
Minggu (8/1/2017) pagi, sebuah truk kembali terperosok di beram Jalan bekas galian tersebut. Akibatnya ban kiri bagian belakang truk copot dan nyaris mencederai pejalan kaki yang kebetulan melintas.
"Nyaris ibu-ibu tadi tertimpa truk yang tiba-tiba oleh ke kiri karena ban belakang sebelah kirinya lepas setelah terperosok tepat disekitar bekas galian pemasangan kabel bawah tanah TLN," kata Hasan kepada GoRiau.com, Minggu (8/1/2017).
"Kita sesalkan kenapa rekanan PLN ini ceroboh dalam pekerjaannya. Sebab jika langsung dipadatkan saat dilakukan penimbunan, tidak akan terjadi seperti ini. Beram Jalan tidak akan gembur begini hingga menyebabkan becek ketika hujan turun meskipun hanya sebentar," terang Hasan lagi.
Kondisi tersebut sebelumnya sudah pernah dikeluhkan warga dan dikonfirmasi langsung kepada rekanan PT PLN Duri tersebut. Namun, responnya seolah tidak serius menanggapi keluhan warga tersebut.
"Pekerjaan dilapangan akan melakukan penimbunan dan pemadatan. Jadi apa yang dikomplenkan ini sudah dalam progres lagi bekerja," ujar Asnil, selaku direktur rekanan PLN Duri yang mendapatkan project tersebut.
Sementara itu, Manager PLN Duri, Dodi Prariyadi saat dikonfirmasi menyebutkan, kejadian tersebut bisa saja terjadi dikarenakan memang cuaca masih musim hujan. Sehingga pemadatan tidak dapat di kerjakan sekali selesai dan harus bertahap.
"Namun demikian kai dan tentunya pihak pelaksana berkomitmen untuk dapat memadatkan kembali Jalan bekas galian kabel tersebut," jawab Dodi saat dikonfirmasi GoRiau.com. *** #BENGKALIS