PEKANBARU – Mayat balita yang ditemukan terapung di anak sungai yang berada di bawah Jembatan Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Payung Sekaki, Kamis (26/7/2023) pagi sekitar pukul 09.30 WIB ternyata sempat hanyut hingga 100 meter dari lokasi penemuan pertama.

Salah seorang saksi mata, Bobi Febri (36), seorang pemulung yang tinggal di sekitar lokasi, menceritakan kisah penemuannya.

"Awalnya, sekitar pukul 06.00 WIB, setelah saya selesai sholat, saya melihat ada sebuah kantong plastik di sungai kecil. Saya dan seorang teman saya, Manalu, mendekati kantong plastik itu. Ternyata, isinya adalah sesosok mayat bayi," kata Bobi.

Saat mereka berusaha mengambil kantong plastik tersebut, kantong itu malah terbawa arus dan hanyut sekitar 100 meter ke seberang jembatan. Setelah itu, Bobi dan Manalu melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana mengatakan bahwa pihaknya sudah tiba di lokasi kejadian.

Kasatreskrim juga memastikan bahwa pihaknya sudah melakukan proses identifikasi terhadap mayat tersebut. "Ya betul, identifikasi telah kami lakukan," lanjut Kompol Berry Juana. (grc1)