PEKANBARU - Warga Jalan Rambutan, Kelurahan Sidomulyo Timur, Marpoyan Damai Kota Pekanbaru-Riau, sukses meringkus pemuda yang berprofesi sebagai penjambret. Ia tertangkap setelah terjepit di antara sepeda motor yang sama-sama terjatuh. Sedangkan temannya berhasil kabur.

Petualangan AT alias Agus (19) berakhir di balik jeruji besi Mapolsek Bukit Raya, Pekanbaru. Ia diserahkan warga usai tertangkap saat menjambret seorang pemotor wanita bernama Indah (27), Rabu (24/2/2016) dinihari kemarin, sekitar pukul 00.15 WIB.

Saat kejadian, Agus dan rekannya sempat terlibat kecelakaan dengan korban. Akibatnya mereka sama-sama terjatuh. Indah mengalami luka cukup parah di kepala dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara Agus ditinggal temannya yang kabur.

"Pas menarik tas korban, motor mereka kehilangan kendali dan sama-sama terjatuh. Agus terjepit di antara dua motor ini dan tak bisa kabur, sementara rekannya melarikan diri (dengan berlari)," urai Kapolsek Bukit Raya, Kompol Ricky Richardo, Kamis (24/2/2016) pagi.

Melihat peristiwa ini, warga setempat langsung meringkus si pemuda. Sedangkan yang lainnya berusaha mengejar satu pelaku lainnya, namun berhasil lolos. "Kita sudah memproses yang bersangkutan. Pasti, akan kita kembangkan untuk melacak keberadaan rekannya itu," tukas Ricky.

Terpisah, Kanit Reskrim, Ipda M Bahari Abdi menguraikan, lokasi penjambretan tersebut tepat di depan PTPN V, Jalan Rambutan. Diduga saat kejadian kondisi jalan cukup sepi, sehingga pelaku leluasa membuntuti korban dari belakang. "Kita masih selidiki, sudah berapa kali AT ini melakukan aksi serupa," jawabnya.

Selain Agus, aparat berwajib juga menyita beberapa barang bukti, diantaranya tas sandang milik korban serta satu unit motor Vixion tanpa TNKB yang digunakan Agus untuk beraksi. "Pengakuan (Agus), dia ini sehari-hari bekerja sebagai buruh," tutup Bahari Abdi, ***