PEKANBARU - Pendekatan humanis dan persuasif yang diterapkan tim gabungan Pemerintah Provinsi Riau saat menertibkan area pertambangan di Kabupaten Kampar berbuah manis. Pengelola tambang mineral bukan logam dan batuan (MBLB) di Jalan Kisaran, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung bersikap sangat kooperatif saat usahanya dihentikan, Jumat (12/6/2026).

Inspeksi mendadak yang melibatkan Satpol PP, Dinas ESDM, DPMPTSP, Bapenda, dan Diskominfotik Provinsi Riau ini tidak diwarnai ketegangan. Pemerintah daerah justru memanfaatkan momen tersebut untuk merangkul dan mengedukasi para penambang tentang pentingnya legalitas usaha guna menghindari jerat hukum di masa mendatang.

Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Provinsi Riau, Wan Saiful Effendi berdialog langsung dengan para pekerja dan pengelola di lapangan. Ia memberikan pemahaman bahwa kehadiran tim gabungan bukan untuk mematikan mata pencaharian masyarakat, melainkan menata kelola pertambangan agar lebih tertib dan berkontribusi bagi daerah.

"Karena itu, pelaku usaha kami minta segera mengurus perizinan sebelum kembali melakukan kegiatan penambangan," jelas Wan Saiful.

Langkah pembinaan langsung dari pemerintah ini disambut secara positif oleh pihak pengelola. Salah satu penanggung jawab tambang, Idris mengakui kelalaian pihaknya karena menjalankan aktivitas pengerukan tanah urug sebelum seluruh dokumen perizinan tuntas diurus.

Idris memastikan alat berat miliknya akan berhenti beroperasi menyusul pemasangan spanduk larangan dari pemerintah. Ia berjanji akan mematuhi batas waktu penghentian sementara tersebut sampai usahanya berstatus legal di mata hukum.

"Kami menerima arahan yang disampaikan oleh tim gabungan dan siap menghentikan sementara kegiatan yang ada," papar Idris.

Lebih lanjut, ia merencanakan kunjungan ke kantor instansi terkait dalam waktu dekat untuk berkonsultasi mengenai prosedur pembuatan izin usaha pertambangan. Pendampingan dari Dinas ESDM diharapkan mampu mempercepat proses kepengurusan izin sehingga para pekerja tambang bisa segera mencari nafkah kembali secara aman. ***