PEKANBARU, GORIAU.COM - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi menyatakan keraguannya tentang komentar Abraham Samad terkait narapidana (napi) koruptor yang bebas keluar masuk lembaga pemasyarakatan.

"Tapi untuk saat ini saya belum dapat menjelaskan kebenarannya karena saya belum ada ketemu dengan Pak' Abraham," kata Johan per telepon, Sabtu (11/5/2013).

Menurut Johan, sangat banyak rekan-rekan wartawan yang menanyai persoalan komentar Ketua KPK tentang napi koruptor yang bebas keluar masuk lembaga pemasyarakatan.

"Hampir setiap hari, teman-teman wartawan menanyakan kepada saya tentang komentar Pak' Abraham itu," katanya.

Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad di Jakarta kepada awak media mengatakan sejumlah koruptor kelas kakap tidak menjalani hukuman sebagaimana mestinya tahanan.

Kalangan napi koruptor ini menurut dia ke sejumlah wartawan, juga bisa keluar masuk tahanan seenaknya dengan izin oknum lembaga pemasyarakatan.

Menurut Abraham kepada wartawan, kebanyakan napi koruptor keluar dari Laps pada malam hari dan kembali lagi sebelum matahari terbit.

Modus seperti itu menurut Abraham terjadi di seluruh lapas yang menahan koruptor. Bahkan selain keluar secara diam-diam saat malam, para koruptor juga memanfaatkan modus yang biasa digunakan untuk bisa menikmati udara bebas di luar tahanan.

Salah satunya dengan berpura-pura sakit dan menyatakan ingin melakukan berobat jalan ke rumah sakit dan ada juga modus lainnya seperti menyuap petugas Lapas.(fzr)