TEMBILAHAN- Tanpa tahu apa salahnya, seorang karyawan, Desrian Syahrifal diludahi seorang pelajar berinisial R (16), saat ia pulang dari bekerja di PT ISK (Inhil Sarimas Kelapa), Desa Sungai Sejuk, Kecamatan Kempas, Inhil, Riau, Kamis (7/4/2016).

Aksi yang berujung pemukulan itu, berawal saat pria 20 tahun yang akrab disapa Rifal itu pulang dari bekerja mengendarai sepeda motornya menuju rumahnya yang terletak di Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling.

Namun, saat melintas di jembatan rumbai, Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, sekitar pukul 17.30 WIB ia memandang ke arah pelaku dan teman-teman pelaku yang sedang duduk di jembatan tersebut.

Tiba-tiba, pelaku langsung meludahi dirinya, tak senang menerima perlakuan itu, ia pun memutar balik sepeda motornya dan menghampiri pelaku.

Setelah berhenti tepat di depan pelaku, sebelum ia sempat bertanya kenapa dirinya diludahi, pelaku langsung memukul pelipis mata sebelah kanannya.

Rifal pun turun dari kendaraannya, namun teman pelaku langsung menarik kerah bajunya dan bertanya kepadanya 'Kamu Anak Mana' dan mengancam korban agar tidak melaporkan kejadian ini ke Polisi.

Kemudian ia menjawab 'Saya ingin pulang ke rumah untuk berobat', namun teman pelaku mengancam lagi agar tidak melapor ke Polisi, 'Kalau dilaporkan ke kantor Polisi kamu akan mati'. Lalu pelaku dan teman-temannya membiarkan Rifal untuk pulang.

Setelah mengobati lukanya, keesokan harinya, yaitu Jumat (8/4/2016), Rifal melaporkan tindak penganiayaan yang diterimanya itu ke Mapolsek Tempuling untuk penyelidikan lebih lanjut.

''Telah diterima laporan dari korban bernama Desrian Syahrifal (20), warga Sungai Salak, saat ini masih dilakukan penyelidikan terhadap kasus ini,'' tukas Paur Humas Polres Inhil, Iptu Warno kepada wartawan, Sabtu (9/4/2016).***