
JAKARTA - Kehadiran kedai kopi atau sering disebut coffee shop ini kian menjamur di sejumlah kota di Indonesia. Bisnis ini berkembang seiring dengan tren nongkrong anak-anak muda atau yang biasa disebut kaum milenial.
Pegiat UMKM sekaligus artis senior, Raslina Rasyidin mengatakan, keberadaan coffee shop menjadi satu diantara bisnis yang cukup menjanjikan. Pasalnya kata dia, minum kopi saat ini sudah menjadi lifestyle (gaya hidup) masyarakat.
Tidak hanya itu, Raslina juga menilai keberadaan bisnis coffee shop ini kian memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, karena fasilitas yang ditawarkan coffee shop atau kafe ini menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk berdatangan.
"Kebiasaan menyeduh kopi saat ini dan dulu sangat berbeda, kalau dulunya masyarakat hanya menikmati kopi di rumah saja, namun tren minum kopi saat ini dilakukan di coffee shop dengan bercengkrama bersama teman atau kerabat. Tentunya hal ini menyuguhkan nuansa baru," ujar Raslina kepada GoNews.co, usai menghadiri grand opening Smartfolks Coffee, di Neo Soho Mall, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (6/11/2022).
Hadirnya Smartfolks Coffee kata Raslina, juga menawarkan nuansa ngopi yang berbeda. "Ini adalah salah satu program beyond entrepreneurship oleh anak-anak kita, Fariz terutama, yang mampu membranding kopi biasa menjadi kopi yang cerdas dan kopi yang pantas, kopi yang mampu diterima masyarakat Indonesia, bahkan bisa dinikmati manca negara," katanya.
Raslina berharap Fariz tak hanya menjadi pengusaha, tapi juga mampu menjadi contoh bagi teman-teman seusianya. "Saya juga berharap Fariz mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat," tandasnya
Menurut Raslina, saat ini Indonesia menjadi penghasil kopi nomor 3 terbesar di dunia, setelah Brasil dan Vietnam. "Kopi sudah menjadi kebutuhan primer, bukan orang Indonesia namanya kalau tidak suka kopi, dan ini membuka peluang bagi kita untuk usaha kopi seperti usaha Fariz membuat Smartfolks Coffee yang enak rasanya dan packagingnya bagus sekali," tegasnya.
Raslina juga berharap, ke depan ada anak-anak Indonesia yang bisa seperti Fariz, yang belajar jauh-jauh di luar negeri dan kemudian mampu mengaplikasikan ilmunya dengan produk UMKM Smartfolks Coffee. "Maju UMKM Indonesia bersama Smartfolks Coffee," urainya.

Hadirnya 'Smartfolks Coffee' diharapkan dapat menambah gairah berkembangnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Indonesia. Demikian diutarakan CEO Smartfolks Coffee, M. Fariz Surbakti. "Hari ini kita melakukan acara grand opening Smartfolks Coffee di Neo Soho Mall," ujarnya.
Lebih lanjut, Fariz juga menjelaskan, pihaknya juga tidak hanya sekedar membuka Coffe Shoop, tapi pihaknya juga memberikan kesempatan bagi kalangan muda untuk bergabung dan membuka franchise Smartfolks Coffee. "Kita akan bantu progam dan penyajiannya karena franchise-nya sudah termasuk semua peralatan dan semua persiapan untuk bisa membuka usaha Smartfolks Coffee dalam waktu dua minggu," tegasnya.
Fariz menyampaikan Smartfolks Coffee membuat program untuk membantu mahasiswa-mahasiswi yang memiliki kesulitan dalam melanjutkan studynya. "Kita dari Smartfolks Coffe akan menyumbangkan seribu rupiah untuk setiap pembelian Smartfolks Coffee," tukasnya.
Hadir dalam Grand Opening tersebut, Ketua Komite BKSD DPD RI, Sylviana Murni. "Sebagai senator DPD RI Dapil DKI, saya sangat mensupport setiap siapapun, apalagi Fariz yang punya Smartfolks Coffee ini dari awal ketika beliau pulang dari sekolah luar negeri ada di Indonesia beliau mengajukan lokal kopi Indonesia," katanya.
Sylviana menyebut Fariz sebagai anak muda yang punya misi bagus dengan program meningkatkan produk lokal Indonesia yang memang harus disupport. "Generasi muda seperti Fariz ini yang kita butuhkan untuk memajukan usaha agar Indonesia berkembang ke depannya," pungkasnya.***