PEKANBARU – Ingin mengunjungi pacar yang berada di Bengkulu, seorang pelajar bersama temannya nekat menjambret di Perumahan Unri, Kelurahan Air Putih, Tuah Madani, Pekanbaru. Namun aksinya gagal setelah korban mendapatkan rekaman CCTv dan menyerahkan ke polisi.

Aksi itu dilakukan AD (18) bersama temannya YG (19), Rabu (2/3/2022).

Korbannya adalah seorang emak-emak bernama Diana (43) yang baru saja pulang mengantar anaknya les menggunakan sepeda motor.

Saat itu, Diana meletakkan handphone miliknya di dashboard motor. YG dan AD yang melihat handphone itu langsung berpikir kotor, dan langsung merampas handphone milik Diana.

Diana sempat berusaha mengejar kedua pelaku, namun usahanya sia-sia, kedua pelajar itu dengan cepat melesat kabur menggunakan sepeda motor Beat.

Akan tetapi, Diana tidak mau menyerah begitu sana, Diana pergi mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Setelah mendapatkan rekaman CCTV, kemudian Diana membawa rekaman itu ke Polsek Tampan, agar aparat kepolisian segera menangkap kedua pemuda yang merampas handphonenya.

Akhirnya, aparat kepolisian dari Polsek Tampan berhasil meringkus dua pelajar itu, berkat rekaman CCTV yang diberikan oleh Diana.

“Untuk kedua pelaku sudah berhasil kami amankan kemarin. Aksi itu mereka lakukan karena melihat adanya kesempatan, ketika sampai di Komplek Perumahan Unri, kedua pelaku memepet korban dari sebelah kiri dan langsung menarik handphone korban,” kata Kapolsek Tampan, Kompol I Komang Aswatama, Senin (7/3/2022).

Setelah diinterogasi, ternyata dua orang pelaku merupakan pelajar yang mengambil paket C.

Lebih mengagetkan lagi, aksi jambret itu dilakukan hanya mencari uang untuk mengunjungi pacar salah satu pelaku di wilayah Bengkulu.

“Berdasarkan pengakuan pelaku AD, ia membutuhkan biaya keberangkatan ke Bengkulu untuk menemui pacarnya yang sedang ulang tahun," tutup Komang. ***