PEKANBARU, GORIAU.COM - Pengembang perumahan dan apartemen Jasmine Residence didemo puluhan anggota Pemuda Pancarila (PP), Selasa (2/4/2013). Mereka menuntut perhatian pengembang untuk mempekerjakan tenaga kerja lokal.

Aksi demontrasi itu dilakukan di Jalan Soekarno Hatta, tepat di pintu gerbang Jasmine Residence. Massa yang terdiri anggota Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) dan Satuan Pengaman Khusus (Satgasus) PP Riau itu berorasi dengan melontarkan kekecewaannya karena dalam pengembangan usaha, pengembang sama sekali tidak menggunakan tenaga lokal.

"Kami datang kesini karena selama ini pengembang tidak ada memakai jasa tenaga kerja lokal. Ini sudah tidak benar," jelas Eko Susilo, koordinator aksi.

Tidak sampai setengah jam berorasi dengan bergantian, akhirnya puluhan massa ini disambut A Hutagalung mewakili Jasmine Residence. Setelah mendengar akan tuntutan disampaikan juru bicara pendemo diwakili Eko Susilo ini. Hutagalung hanya menyatakan pihaknya akan menyampaikan aspirasi tuntutan ke pimpinan.

"Saya saat ini tidak bisa memberikan keputusan. Maka, aspirasi serta tuntutan yang disampaikan ini terlebih dahulu saya sampaikan pada pimpinan. Dan perlu diketahui, pembangunan ini dikerjakan oleh kontraktor. Terkait halnya pekerja itu tanggungjawab kontraktor mempekerjakan," ungkap Supervisor Jasmine ini.

Namun demikian sambungnya, aspirasi yang disampaikan ini tetap menjadi acuan dari Jasmine Residence untuk mempertimbangkan. Karena, pihaknya dalam masalah ini tidak menginginkan pihak yang dirugikan. Katanya, jikalau benar ada warga yang mau bekerja di dalam pembangunan ini, tentu pihaknya siap menerimanya. (rdi)