PEKANBARU, GORIAU.COM - Emosi karena tidak diberi uang untuk beli minuman, seorang pensiunan TNI di Jalan Pinang Merah Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, Riau, tega menganiaya istrinya dengan senjata tajam (sajam) jenis Sabit.

Entah setan apa yang merasuki Jalizar (55). Ia tega melayangkan Sabit tepat di kening istrinya bernama Sri Minarni (49) karena tidak diberi uang. Akibat perbuatannya, Sri mengalami luka robek di bagian kepala. Melihat kejadian itu, anak korban yang emosi atas perbuatan sang ayah membalasnya.

Jalizar pun babak belur oleh si anak, dan darah pun mengucur dari kepalanya. Usai itu, sang anak dan ibunya melaporkan Jalizar ke Mapolsek Bukit Raya, Senin (3/8/2015) malam tadi. "Korban sudah melaporkannya tadi malam, sekitar pukul 22.00 WIB," kata Kanit Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi.

Setelah menerima laporan tersebut, Kepolisian langsung melacak keberadaan pelaku dan berhasil mengamankannya malam itu juga, saat ia berada di rumah, Jalan Pinang Merah Kelurahan Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, Riau.

"Pelaku terancam tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. Kita sudah mengamankan yang bersangkutan beserta barang bukti sebilah sabit, untuk selanjutnya di proses sesuai hukum," tukas Kanit, Selasa (4/8/2015) pagi. (had)