
PEKANBARU, GORIAU.COM - Meski masih ada beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang terbilang 'sakit', bahkan hanya merugikan daerah tanpa memberikan timbal balik yang sepadan, namun sampai saat ini belum ada sinyal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk 'mematikannya'.
Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Riau (Wagubri), H Arsyadjuliandi Rachman, Jumat (7/3/2014). Dikatakannya, semua akan dievaluasi sesuai porsi dan kebutuhannya.
"Kita tidak bisa mengatakan BUMD itu sakit tanpa melihat kondisi di dalamnya. Tidak bisa serta-merta membubarkannya, harus ada prosedur yang dilalui," kata Wagubri.
Sampai saat ini, memang hanya Bank Riau-Kepri yang tergolong BUMD sehat. Sementara untuk yang terbilang 'sakit' sudah jelas Riau Airline (RAL).
Namun untuk RAL sendiri, Pemprov Riau sudah menegaskan tidak akan lagi mengucurkan anggaran untuk membantu operasionalnya kembali.
"Semua akan diselesaikan satu per satu, kita nantinya juga akan memanggil jajaran direksi masing-masing BUMD," terang Wagubri.
Sementara saat disinggung mengenai Menara Bank Riau-Kepri, Wagubri mengaku Pemprov Riau bersama jajaran direksi akan menyelesaikan pembangunan tersebut. Karena bagaimanapun, bangunan tersebut sudah dibangun.
"Dan itu tidak sedikit biayanya. Semuanya sudah menanyakan tentang gedung tersebut. Seperti Kepri yang juga telah menanyakan kapan akan selesai. Nanti akan kita panggil jajaran direksinya," tegas Wagubri.***