JAKARTA – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Riau 2, Dr Syahrul Aidi Maazat, meminta pemerintah menerapkan prinsip proporsional dan berkeadilan dalam distribusi pembangunan infrastruktur ke daerah. Permintaan ini disampaikannya dalam rapat bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dody Hanggodo, Rabu (7/5), di Kompleks Parlemen, Senayan.

Syahrul menegaskan bahwa pembagian anggaran pembangunan harus memperhitungkan kontribusi nyata daerah terhadap negara. Ia menyoroti kondisi Riau yang disebutnya tidak mendapatkan porsi adil meskipun memiliki peran strategis nasional. "Khususnya Riau, sangat besar jasanya dalam menghasilkan devisa bagi negara. Namun mirisnya, kue pembangunan tidak didapat Riau dengan adil. Buktinya, Riau menjadi daerah dengan jalan terparah secara nasional," ujarnya.

Ia mendesak pemerintah mulai memperhatikan sejumlah variabel dalam pembagian jatah pembangunan, seperti kontribusi Riau terhadap devisa negara, peran historis dalam kemerdekaan, dan letak geografisnya yang strategis sebagai penghubung utama di Sumatera. "Majunya Riau akan berpengaruh kepada kondisi ekonomi nasional," jelasnya.

Dalam forum tersebut, Syahrul juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan presiden. Ia berharap penghematan anggaran tidak menjadi penghambat pelaksanaan program strategis. “Kebijakan penghematan oleh presiden ini tak perlu menyurutkan langkah kita dalam pembangunan. Malahan kita jadikan ini sebagai momentum untuk memberikan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkemajuan,” urainya.

Sebagai bentuk keseriusan, Syahrul Aidi menyerahkan langsung proposal pembangunan yang berasal dari aspirasi masyarakat Riau kepada Menteri PUPR usai rapat berlangsung. ***