
PEKANBARU - Anggota Komisi I DPRD Riau, Zulfi Mursal, mendukung rencana Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto, yang ingin menerapkan program lelang dini di tahun 2022.
Dikatakan Ketua Fraksi PAN DPRD Riau ini, selama ini keterlambatan lelang memang menjadi kendala dalam sistem pemerintahan, sehingga banyak kegiatan yang tak terkejar waktu dan akhirnya tak selesai.
"Kita sangat mendukung, karena sesuai juga dengan arahan dari Kemendagri, Dirjen sudah bilang bahwa setelah APBD disahkan, harus dilelang secepatnya," ujar Zulfi, Selasa (14/12/2021).
Jika lelang dini ini berjalan sesuai rencana, menurut Zulfi, sejumlah kegiatan sudah bisa dilaksanakan di awal tahun, sehingga roda perekonomian masyarakat pun akan terbantu.
"Sekarang ini banyak proyek provinsi yang terkendala, misalnya pokir saya di Sungai Apit. Proyek itu tak bisa diselesaikan kontraktor, saya juga pertanyakan tanggungjawab dinas, kontraktornya harus diblacklist," tuturnya.
Biasanya, sambung Zulfi, keterlambatan pengerjaan proyek dikarenakan hal-hal teknis seperti nilai penawaran yang terlalu rendah, harga bahan bangunan yang semakin mahal dan persoalan lainnya.
"Jadi, kita berharap lelang dini ini bisa menjawab persoalan-persoalan penyerapan anggaran selama ini. Mungkin nanti kita di DPRD Riau bakal adakan rapat koordinasi, dan difasilitasi sama Pak Sekdaprov," tutupnya. ***