PEKANBARU – Jalan Merpati Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, sudah mengalami kerusakan parah selama tiga tahun tanpa adanya perbaikan signifikan. Warga sekitar hanya bisa berharap agar pemerintah, terutama di bawah kepemimpinan wali kota baru, segera mengambil tindakan.

Toni, salah satu warga yang rumahnya berada di dekat jalan berlubang, mengungkapkan bahwa sejauh ini belum ada perbaikan resmi dari pemerintah. Upaya yang ada hanya berupa penimbunan sementara oleh kelompok tak dikenal.

“Sudah tiga tahun jalan ini rusak, dan sampai sekarang belum ada perbaikan. Beberapa waktu lalu, ada orang yang menimbun jalan ini dengan tanah di malam hari, mungkin supaya bisa dilalui. Tapi, malah jadi lebih sulit dilewati karena tanahnya lembek,” ujar Toni, Rabu (19/3/2025).

Selain jalan berlubang, kawasan ini juga sering dilanda banjir, terutama saat hujan deras. Kondisi ini semakin menyulitkan warga yang melintas.

“Kalau hujan, jalan ini banjir. Masyarakat yang lewat harus siap-siap dengan risiko motornya mati. Yang paling kasihan itu ibu-ibu, sering terperosok ke dalam lubang saat melewati banjir,” tambahnya.

Beberapa bulan lalu, pemerintah sempat melakukan penggalian parit di sekitar kawasan tersebut, yang sedikit mengurangi genangan air. Namun, menurut warga, kondisi masih belum sepenuhnya membaik, terutama saat musim hujan tiba.

“Setelah ada penggalian parit, memang banjirnya sedikit berkurang. Tapi kalau hujan deras, tetap saja kami harus mencari jalan alternatif agar lebih aman,” jelas Toni.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut agar tidak terus menjadi kendala bagi pengguna jalan. ***