SUNGAI MANDAU, GORIAU.COM - Sudah puluhan tahun menggelar Musrenbang dan sudah belahan kali pengusulan, namun jalan Dusun Lambuk, Sungai Mandau, Siak tak kunjung diperbaiki. Karenanya, wajar kalau saat ada anggota DPRD Siak yang melakukan reses ke daerah itu masyarakat pun jadi patah arang.
Meski begitu, masyarakat Desa Muara Kelatan, Sungai Mandau tetap menyampaikan perbaikan jalan Dusun Lambuk kepada anggota DPRD Siak, Mester Hamzah yang melakukan reses ke daerah tersebut.
Pada reses yang digelar di kantor Desa Muara Kelantan, selain mengusulkan perbaikan jalan, masyarakat yang datang juga menyampaikan berapa aspirasi lainnya kepada Ketua Fraksi PKS itu, diantaranya realisasi masuknya PLN ke Sungai Mandau serta realisasi pembangunan Pesantren Gontor. Sementara itu Mester Hamzah mengatakan, masyarakat sudah mengusulkan beberapa program tersebut puluhan kali baik melalui Musrenbang maupun disampaikan langsung kepada pejabat, namun hasilnya sia-sia dan tak pernah terealisasi.
Menurut masyarakat lagi, kata Master, mereka mengaku untuk perbaikan jalan tersebut terus dilakukan pengusulan. ''Seperti halnya pengerasan Jalan Dusun Tanah Lambuk 10 Kilometer sejak tahun 2000 setiap tahun diusulkan, hingga kini belum dibangun ,'' ujarnya.
Dikatakan Mester lagi, masyarakat Desa Muara Kelantan juga mendambakan masuknya aliran listrik PLN. Wilayah ini menjadi satu-satunya Kecamatan di Kabupaten Siak yang belum menikmati aliran listrik perusahaan negara.
Keluhan masyarakat lainnya, tambah politisi asal Kandis ini, kelanjutan pembangunan Pesantren Gontor hingga kini belum terlihat realisasi di lapangan. Padahal untuk pembangunan pesantren masyarakat telah menghibahkan lahan sekitar 100 hektar.
''Semua keluhan akan kita tampung, terutama persoalan yang menyangkut kebutuhan masyarakat dalam infrastruktur. Itu akan menjadi prioritas untuk diperjuangkan,'' ucap Mester. (sks)