SELATPANJANG, GORIAU.COM - Stand bazar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kepulauan Meranti di lokasi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Kepulauan Meranti ke 5 di Teluk Belitung Kecamatan Merbau tidak pernah sepi sejak dibuka, Rabu (20/11/2013) siang. Kebanyakan pengunjung yang merupakan siswa dan ibu-ibu itu mendatangi Stand Dekranasda untuk belajar menenun.

Hal tersebut diakui Rodiah salah seorang penjaga sekaligus Pengajar tenun di Stand tersebut, Jumat(22/11/2013). Ia mengatakan kerajinan sulam yang ditampilkan saat ini adalah kerajinan sulam tangan, dimana seluruh alat dan bahan disedikan atau ditanggung.

"hasil karya yang dibuat oleh pengunjung akan kita simpan sebagai bukti hasil karya pengunjung terhadap minat pengunjung ke stand kami," kata Rodiah kepada wartawan.

Dilajutkan Rodiah ada tiga belas jenis tenun diantaranya rantai, suji, jajak, cakar ayam, bayangan, Bayang, suji, pala samik dan lain-lain. namun untuk saat ini hanya tiga jenis yang kita tampilkan beserta dengan contoh yang dipajang agar pengunjung bisa memilih jenis yang diinginkan.

Salah seorang pengunjung dari Teluk Belitung Rita Sandra (32) saat ditemui sedang menenun mengatakan, kalo bisa dapat belajar semua jenis temun, merski pun tidak bisa menuntaskan semua.

Selain itu, anak-anak sekolah juga terlihat begitu antusias belajar menenun, sebab pelajaran menenun ini termasuk dari pelajaran keterampilan. Kunjungan yang membludak ini sedikit membuat petugas dan penjaga kewalahan.

Selain kerajinan menenun ada juga hasil krya lainnya seperti Tenun Meranti yang dijual dengan harga Rp. 2.500.000 selanjutnya hasil kerajinan dari pandan, seperti tempat tisu, anyaman dari bambu dan kerajinan dari kertas koran.

Terlihat dari daftar buku tamu, sejak 2 hari belakangan ada sekitar 200 pengunjung yang telah mendatangi stand ini dan belajar menenun. Informasinya stand ini selanjutnya akan menampilakan berajinan membatik, tentu akan menjadi sangat menarik di stand Granasda.***