BENGKALIS, GORIAU.COM - Anggota DPRD Bnegkalis, Sofyan mempertanyakan tak kunjung dikerjakannya proyek lanjutan Jembatan Liong meski pemenang tender dan SPK sudah ditandatangani. Ditengarai pemenang tender bukan perusahaan yang berkompeten menjalankan proyek strategis tersebut.

''Masyarakat Bantan sangat berharap Jembatan Sungai Liong dapat dituntaskan tahun ini, tapi setelah dilakukan pengumuman pemenang lelang oleh ULP September lalu, sampai sekarang belum kunjung dikerjakan. Ini ada apa, jangan-jangan pemenang tidak punya keahlian dan tidak berkompeten mengerjakannnya,'' ujar Sofyan, Jumat (5/10/2012).

Seperti diketahui, ULP sudah mengumumkan pemenang yaitu PT Pesisir Junjungan Sejahtera dengan pagu anggaran RpRp4.131.483.813

Ditambahkannya, apabila tahun ini pembangunan jembatan Liong tidak tuntas dan ada masalah, ULP dalam hal ini Pokja I harus bertanggungjawab atas proses pelelangan yang mereka laksanakan. Pasalnya, pekerjaan konstruksi Jembatan Liong tidak bisa dikerjakan sembarang rekanan, harus yang memiliki pengalaman serta sudah teruji kemampuannya di bidang tersebut.

Politisi PPNUI ini, sangat menyesalkan apabila di akhir tahun nanti pekerjaan tidak tuntas. Semua pihak yang terlibat dalam hal teknis harus mempertanggungjawabkannya, bila perlu secara hukum. Sofyan juga mengingatkan Dinas Bina Marga dan Pengairan mengawasi secara ketat pekerjaan jembatan itu nantinya.

''Kepada PPTK, konsultan pengawas maupun KPA harus betul-betul memperhatikan kualitas pekerjaan, apabila rekanan melaksanakan pekerjaan di lapangan. Apalagi masa kerja hanya tinggal sekitar dua bulan lagi, apa rekanan yang menang tersebut sanggup menyelesaikannya 100 persen,'' tanya Sofyan.

Sebelumnya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Jembatan Liong, Arif Munandar menyebutkan, Dinas BMP sudah melayangkan surat teguran pertama kepada PT Pesisir Junjungan Sejahtera. Hal itu dikarenakan sudah dua minggu SPMK diterbitkan, tetapi rekanan tak kunjung mengerjakan proyek tersebut sehingga kecurigaan soal ketidakmampuan rekanan mencuat ke permukaan. (jfk)