PELALAWAN - Bupati Pelalawan, HM Harris tegaskan cabut operasional perusahaan kurang peduli dan tidak berkontribusi bagi pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Pelalawan.

Hal ini disampaikan Bupati Harris saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Mitra CSR/PKBL Kabupaten Pelalawan bertempat di Aula Bappedda, Pangkalan Kerinci, Senin(27/11/2017).

Menurutnya, bukan tanpa alasan ia menegaskan hal demikian. Disebabkan dari 43 perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan hanya 3 perusahaan saja yang berkontribusi dengan persentase 7 persen.

"Kepada perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan, dalam kerjasama yang sudah disepakati adanya pembangunan taman median jalan," ungkapnya.

Bupati Harris menjelaskan, setiap perusahaan membangunan taman median jalan sepanjang 100 meter di jalan kota.

"Pembangunan taman median jalan kota ini, kerjasama Pemda bersama perusahaan yang ada di Pelalawan melalui CSR sebagai bentuk keterlibatan perusahaan dalam pembangunan infrastruktur," terangnya.

Bupati Harris menegaskan dan mengingatkan komitmen perusahaan terkait realisasi pembangunan median jalan. Bahkan dengan nada tegas, bupati dua periode ini mengancam akan mencabut operasional perusahaan yang tidak terlibat.

"Aturan akan kita laksanakan. Perusahaan yang beroperasi di Pelalawan, cari penghidupan disini, kurang peduli bahkan tidak terlibat dalam CSR bersama Pemda akan kita cabut operasionalnya," tegasnya.

Adapun 3 perusahaan yang telah melaksanakan pembangunan taman median jalan ‎yakni PT Sari Lembah Subur (SLS), PT Bumi Siak Pusako (BSP) dan PT EMP Bentu .***