PEKANBARU - Sosok kandidat Walikota Pekanbaru H Jufri Zubir makin sering diperhatikan. Mulai gaya bicara dan tertawanya yang khas hingga pilihan atas menu makannnya. Ternyata pria yang bergelimang harta ini untuk makan tidak pernah neko-neko.

"Menu wajibnya cuma harus ada sambal dan kerupuk. Tambah sedikit lalapan, dah cukup tuh," kata H Jufri Zubir saat ditemui usai makan bersama dengan tim suksesnya di Posko Pemenangan Jufri Zubir di sebelah Purna MTQ Pekanbaru. Menurut pria yang selalu tampil sederhana ini, makan bersama adalah kebiasaannya. Dirinya mengaku sulit makan kalau hanya sendirian.

"Kalau makan sendiri, palingan dua atau tiga suap langsung kenyang. Tak tahu saya kenapa. Tapi kalau rame-rame, apalagi duduk di lantai, saya makannya pasti sangat lahap. Mungkin disitulah letak enaknya saling berbagi," katanya lagi.

Ditambahkan H Jufri Zubir, soal menu makan dirinya bisa dikatakan super kampungan. Sejumlah makanan berbau kebaratan ataupun Chinese Food dan Arabic Food, dirinya mengaku sama sekali tidak doyan. "Mungkin tak sesuai lagi dengan kebiasaan makan saya selama ini. Ini perut kategori kampungan. Apalagi dalam beberapa tahun yang lalu saya dan keluarga pernah hidup susah. Kebiasaan itu yang terbawa sampai saat ini," ujarnya menambahkan.

Pengusaha di berbagai unit usaha ini mengaku pernah memesan goreng ubi di sebuah restoran mewah di Singapura ternyata tidak ada. Tapi setelah beberapa kali dirinya memesan, lama-lama pihak restoran terpaksa menyediakan. Soal menu wajib kerupuk yang harus ada di setiap kali makan sebenarnya tidak ada filosofi apapun.

"Mungkin bunyi khas kerupuk saja yang membuat saya lebih lahap untuk makan. Jenis kerupuknya apa saja. Tak ada kriteria khusus," katanya lagi. Bicara soal pencalonannya sebagai calon Walikota Pekanbaru 2017-2022, dirinya mengaku sangat serius.

"Kami sangat serius. Ini ada sekitar 100 anak muda Pekanbaru ada di belakang saya. Mereka lah yang intens mendorong semangat saya. Dan mereka juga yang menjalankan operasional sejumlah posko H Jufri Zubir. Senang melihat antusiasme kalangan muda untuk melihat perubahan yang jelas untuk Kota Pekanbaru. Salam KAWAN KITA," katanya sambil pamitan mau bertolak ke Denpasar, Bali mengikuti acara Munas Golkar beberapa hari lalu. rls