
BENGKALIS,GORIAU.COM - Ketua KPU Bengkalis, Defitri Akbar mengklaim secara umum berjalan dengan aman dan lancar. Kendati diakui masih ditemukan berbagai persoalan, namun hal tersebut bukan hal yang mendasar dan bisa diatasi.
Memang kata pria yang akrab disapa Dedek ini, sesuai laporan yang masuk masih ada TPS yang kekurangan surat suara, namun hal itu bisa diatasi.
''Ada 5 TPS yang kekurangan surat suara, tapi sudah diatasi. Intinya, secara umum Pileg berlangsung lancar dan aman. Alhamdulillah,'' ujar Dedek dihubungi, Kamis (10/4/2014).
Kekurangan surat suara di sejumlah TPS salah satunya disebabkan banyaknya pemilih yang menggunakan KTP saat menyalurkan suaranya. Mereka yang menggunakan KTP, umumnya tidak lagi berdomisili di lingkungan atau sekitar TPS yang bersangkutan, sudah pindah tapi belum mengurus pindah ke alamat baru.
Seperti salah satu TPS di Desa Wonosari, panita terpaksa mencari kertas suara tambahan, karena kertas suara yang ada tidak cukup. Jumlah pemilih yang menggunakan KTP mencapai belasan, diantaranya warga yang sudah tidak lagi tinggal di daerah tersebut juga warga baru yang tidak mendapatkan undangan.
Ketika ditanya masih adanya petugas dan saksi yang belum paham tata cara penghitungan suara. Seperti satu kertas suara dihitung dua suara, karena pemilih mencoblos lambang partai dan nama caleg, kata Dedek hal seperti itu memang ditemukan.
''Saya juga mendapat laporan tentang kesalahan penghitungan seperti itu. Tak masalah, kesalahan seperti itu bisa kita perbaiki. Waktu perbaikannya saat pleno di tingkat PPS,'' kata Dedek.
Ditanya tingkat partisipasi pemilih, pengamatan sementara kata Dedek, tingkat partisipasi pemilih jauh meningkat jika dibanding dengan pemilihan Gubernur beberapa waktu lalu. Persentasinya diperkirakan mencapai 80 persen.
''Tapi ini belum angka pasti. Tapi kalau dilihat untusiasme masyarakat dan banyaknya surat suara dicoblos bahkan ada beberapa TPS yang kurang, menandakan jumlah pemilih meningkat dari sebelumnya. Tapi ini baru perkiraan kita, belum angka pasti,'' ujarnya.(jfk)