
DUMAI, GORIAU.COM - Pemerintah Kota Dumai terus berupaya mensosialisasikan program nasional tentang reformasi birokrasi. Program tersebut mutlak dilaksanakan masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Dumai.
Asisten I Setdako Dumai Dwi Oristiawan kepada GoRiau.com Dumai Jumat (6/12/2013) tadi mengatakan reformasi birokrasi perlu disosialisasikan terus-menerus kepada semua pemangku kepentingan (Stakeholder) dengan harapan agar sama Visi, Misi dan persepsinya terhadap Reformasi Birokrasi tersebut.
Ditambahkannya, pemerintah Kota Dumai menyambut baik, mendukung kebijakan, dan program Reformasi Birokrasi yang ditetapkan Pemerintah dan akan disinkronkan dengan kebijakan dan program/kegiatan yang akan ditetapkan dan dilaksanakan Pemerintah Kota Dumai.
"Seperti yang kita maklumi ada sembilan area perubahan reformasi birokrasi yang ditetapkan Pemerintah," katanya.
Ke-9 area perubahan tersebut adalah Penataan Organisasi, Penguatan Tatalaksana, Peraturan perundangan-undangan, SDM, aparatur, pengawasan akuntabilitas, pelayanan publik, pola pikir (Mind Set) dan budaya kerja Organisasi (Cuture Set).
Dari sembilan area perubahan tersebut, sebagian sudah dilaksanakan Pemerintah Kota Dumai. Hanya saja polanya belum sepenuhnya mengarah kepada format yang telah digariskan.
Dia menegaskan, pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Kota Dumai perlu mengacu kepada pola yang sudah digariskan Pemerintah; dilakukan secara menyeluruh, sistematis, permanen, dan adaptif dengan kondisi lingkungan yang dinamis.
"Pada prinsipnya masing-masing SKPD dapat memulainya dari hal-hal yang dapat segera dilaksanakan serta memiliki dampak positif besar bagi Kota Dumai," ujar dia.
Ke depan, Pemerintah Kota Dumai akan melaksanakan penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) bersama-sama dengan Inspektorat Kota Dumai sebagai tindak lanjut pertemuan di Batam tahun 2012; Penyusunan Quick Wins serta Sosialisasi terkait dengan pola pikir dan budaya kerja Organisasi.
"Saya berharap kiranya SKPD dapat pula menetapkan dan menajalankan Agenda Reformasi tersebut," ucap dia.(egy)