
BAGANSIAPIAPI – Pelajar SMA Negeri 2 Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, kini memanfaatkan perangkat pembelajaran modern berupa Interactive Flat Panel atau IFP. Perangkat layar sentuh tersebut merupakan bantuan dari Presiden RI, Prabowo Subianto, dan mulai digunakan dalam proses belajar mengajar sejak awal tahun ini.
Sebanyak 650 siswa tercatat menggunakan fasilitas IFP secara bergantian sesuai jadwal pembelajaran. Sistem pembelajaran berbasis layar sentuh ini mendapat sambutan positif dari pelajar karena dinilai lebih interaktif dan mudah dipahami.
Kepala SMAN 2 Bangko, Drs H Jonmeri, Selasa (13/1/2026), menyebutkan sarana pendukung seperti jaringan internet dan pasokan listrik di sekolah dalam kondisi aman dan lancar sehingga tidak menghambat pemanfaatan perangkat tersebut.
“Untuk sementara, karena keterbatasan ruang belajar, kami memanfaatkan ruang laboratorium untuk penggunaan IFP,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sekolah memiliki 20 ruang kelas belajar termasuk laboratorium, dengan jumlah tenaga pendidik sebanyak 65 orang. Tingginya minat siswa membuat pihak sekolah menyusun jadwal khusus agar seluruh kelas mendapat kesempatan belajar menggunakan perangkat tersebut.
“Animo siswa cukup besar. Proses belajar mengajar berjalan lancar, dan guru-guru juga memanfaatkan waktu luang untuk bersama-sama belajar menggunakan IFP,” tambahnya.
Salah seorang siswa, Rina (16), mengaku pembelajaran menggunakan IFP memberi suasana baru di kelas. Menurutnya, metode tersebut membuat siswa lebih bersemangat mengikuti pelajaran.
“Rasanya menambah semangat kami belajar. Ini juga membuktikan sekolah kami tidak ketinggalan dibanding sekolah lain,” akunya.
SMAN 2 Bangko yang berlokasi di Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, dikenal sebagai salah satu sekolah favorit di Bagansiapiapi. Sejumlah alumninya tercatat melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi dan universitas ternama di Indonesia, termasuk Universitas Indonesia. ***