
PEKANBARU – Ribuan umat Islam (Muslim) memadati lapangan samping Masjid Taqwa Muhammadiyah di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (21/4/2023) pagi, menunaikan shalat Idul Fitri (Id) 1444 Hijriah (H).

Shalat Id dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB, namun umat Islam sudah mengalir ke lokasi sejak pukul 06.30 WIB. Mereka datang dari berbagai kelurahan di Kecamatan Binawidya dan sekitarnya. Menjelang shalat, jamaah melantunkan takbir, tahlil dan tahmid.

Sekitar pukul 07.30 WIB, shalat Id pun dimulai, yang dimami oleh ustaz Wildan Fata Mubarok. Usai shalat langsung dilanjutkan dengan khutbah, yang disampaikan ustaz Dr H Ahmad Adri Rivai.
Dalam khutbahnya, khatib mengingatkan umat Islam agar mencoba memosisikan dirinya sebagai orang lain, sehingga bisa merasakan bagaimana beratnya berada pada posisi tertentu.
"Rakyat kecil harus mencoba memosisikan diri sebagai pemimpin, sehingga tahu betapa beratnya menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin. Dengan demikian, rakyat tidak dengan mudahnya memaki-maki pemimpin," ujarnya.
"Demikian pula pemimpin, harus mencoba memosisikan diri sebagai rakyat kecil, sehingga bisa merasakan betapa beratnya hidup sebagai rakyat kecil. Dengan demikian, tidak seenaknya membuat aturan yang menzalimi rakyat kecil, demi memuluskan kepentingan segelintir orang," sambungnya.
Khatib melanjutkan, suami harus mencoba memosisikan diri sebagai istri. Begitu pula istri, harus mencoba memosisikan diri sebagai suami.
"Dengan saling merasakan betapa beratnya menjalankan peran masing-masing, maka suami-istri akan saling menghargai dan lebih mudah memaafkan," ucapnya.
Dituturkan khatib, Allah subhanahu wata'ala menuntun hamba-Nya untuk mudah memaafkan. Termasuk memaafkan orang-orang yang melakukakan kesalahan sangat besar.
"Sebesar apa pun kesalahan orang lain terhadap kita, jangan sampai kita bersumpah untuk tidak memaafkannya, karena Allah subhanahu wata'ala menuntun hamba-Nya untuk selalu memaafkan," katanya.
"Di hari yang fitri ini, mari kita saling meminta dan memberi maaf. Lupakan yang sudah terjadi agar kita mudah memaafkan. Semoga kita semua mendapat ampunan dari Allah subhanahu wata'ala. Aaminn," lanjutnya.***bas