
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Keberadaan kebun sawit milik PT Surya Intisari Raya (PT SIR) seluas 500 hektare yang terbentang dari Kelurahan Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru hingga Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, ternyata memberi manfaat bagi masyarakat.
Pasalnya, sejak lima tahun terakhir, akses jalan sejauh 30 kilometer dengan lebar 3 meter itu menjadi jalur alternatif bagi warga Pekanbaru menuju Perawang dan Siak (pulang pergi) dengan menggunakan sepeda motor.
Meskipun kondisi jalan hanya tanah keras ditimbun batu-batu kerikil, namun jalur itu dapat dilewati sekitar 30 menit dari pos 3 yang berada di Okura menuju pos utama di Tualang. Sehingga, hanya dibutuhkan waktu sekitar 1 jam dari Rumbai menuju Perawang. Kondisi ini jauh lebih hemat jika melewati jalur umum melewati kawasan Minas, yang memakan waktu hingga 2 jam lebih.
Venci, salah seorang satpam yang bertugas di pos utama PT SIR mengaku, setiap hari lebih seribu pengendara sepeda motor melewati akses jalan kebun sawit ini pulang pergi menuju Pekanbaru-Perawang dan Siak.
"Setiap hari, dari jam 6 pagi sampai jam 8 malam, seribu lebih sepeda motor lewat jalur ini. Udah kayak jalan umum saja, tapi kita tetap kontrol setiap pengendara yang mau lewat. Pihak perusahaan juga tak masalah. Wah, kalau lebaran kemaren tak terhitung lagi berapa puluhan ribu sepeda motor lewat sini. Dari pagi sampai malam penuh," kata Venci kepada GoRiau.com, Rabu (6/8/2014).
Ardi, mahasiswa di salah satu universitas di Pekanbaru mengaku, setiap hari dirinya bersama teman-teman dari Perawang menggunakan akses jalan kebun sawit PT SIR menuju Pekanbaru. Keberadaan jalur ini sangat membantu dirinya dan masyarakat lainnya menuju Pekanbaru.
"Sangat terbantu sekali lewat jalan ini, lebih cepat sampai Pekanbaru. Meskipun jalannya tak bagus, tak apa-apa lah, yang penting cepat sampai. Tiap hari saya bolak balik Pekanbaru-Perawang lewat jalan kebun PT SIR ini," pungkasnya.(nal)