PEKANBARU - Upaya bersih-bersih narkoba yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Riau dan Kepolisian tidak berhenti di Lembaga Pemasyarakatan (LP) saja. Ternyata, Rumah Tahanan (Rutan) juga turut disasar, Senin (7/3/2016) siang.

Usai merazia Lapas Klas II A dan B di Jalan Kapling, puluhan aparat gabungan bersenjata lengkap langsung bergerak ke Rutan Sialang Bungkuk, Kulim. Targetnya sama, yakni mencari warga binaan yang ditenggarai memakai narkoba.

Pantauan GoRiau.com, ada dua blok yang ditargetkan aparat gabungan, diantaranya Blok B yang berisi 31 kamar (sel) dan Blok C yang berisikan 15 kamar. Ratusan penghuni terlihat kaget dengan kedatangan petugas. Mereka langsung digeledah badan serta barang-barang.

Tidak hanya itu, petugas juga menggiring mereka untuk menjalani tes urine. Hingga berita ini diturunkan, razia di Rutan Sialang Bungkuk masih berlangsung. Belum diketahui berapa orang penghuninya yang positif sebagai pemakai barang haram.

"Memang target kita semuanya, baik Lapas dan Rutan kita lakukan operasi (razia)," jawab Kepala BNN Provinsi Riau, Kombes Ali Pranaka disela-sela razia. "Kita ingin tempat pembinaan (Lapas dan Rutan) tidak disalahgunakan, termasuk mengkonsumsi narkoba," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penindakan dan Pemberantasan BNN Riau, AKBP Haldun mengatakan, data terkini, pihaknya sudah menemukan 92 orang warga binaan dari Lapas Klas II A yang urinenya positif narkoba. Sedangkan di Lapas Klas II B (Lapas Wanita dan Anak) hasilnya negatif.

"Terhadap 92 orang ini akan kita proses. Mereka kita data dan mintai keterangannya. Darimana mereka memperoleh narkoba dan seperti apa cara mereka memasukkan ke Lapas tersebut," ungkap Haldun kepada GoRiau.com. ***