
PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah dilanda kemarau panjang, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan hadi ini sebagian wilayah Provinsi Riau khususnya Pekanbaru dan pesisir timur mulai dilanda hujan ringan namun masih bersifat lokal.
"Untuk Pekanbaru tadi malam (Kamis 20/2) sudah turun hujan ringan, kemudian hari ini diprakirakan juga akan terjadi hujan ringan-sedang di beberapa wilayah di Riau," kata Analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Ibnu Amiruddin kepada pers di Pekanbaru, Jumat (21/2/2014).
Ia mengatakan, hujan terjadi bukan karena adanya fenomena khusus, namun adanya pertumbuhan awan yang memang mendukung. "Hasil pengamatan kami seperti itu, ada pertumbuhan awan yang bagus di atas sebagian wilayah Riau," katanya.
Namun kemungkinan terjadinya hujan menurut dia hanya kemarin dan hari ini saja, sementara mulai Sabtu (22/2), Riau kembali secara merata akan minim hujan atau dalam kondisi cerah hingga berawan.
Provinsi Riau sejak tiga pekan terakhir dilanda kemarau, menyebabkan lahan semak, perkebunan dan hutan menjadi terbakar.
Kondisi itu kemudian menyebabkan sebagian besar wilayah kabupaten/kota menjadi tercemar kabut asap pekat, menganggu aktivitas masyarakat di segala sektor.
Pemerintah daerah untuk beberapa kabupaten/kota bahkan sempat meliburkan aktivitas pendidikan (sekolah), penderita infeksi saluran pernfasan akut juga dikabarkan terus meningkat.
Aktivitas di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II juga sempat beberapa kali terhambat setelah kabut asap pagi hanya menyisakan jarak pandang maksimal (visibilitas) 500 meter. Pemerintah Provinsi Riau menetapkan daerah ini memasuki kondisi siaga bencana kabut asap. (fzr/ant)