
PEKANBARU – Kabar gembira bagi masyarakat Riau. Saat ini maskapai Wings Air kembali akan membuka rute baru yang melayani penerbangan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menuju Bandara Dr Ferdinand Lumban Tobing, Sibolga, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Bila tidak ada aral melintang, penerbangan perdana akan dilaksanakan pada Jumat 23 Januari 2026 mendatang.
Rute ini merupakan terobosan terbaru, setelah sebelumnya Wings Air juga telah terlebih dahulu membuka rute Pekanbaru-Gunung Sitoli, Kabupaten Nias. Rute ini resmi dibuka pada Desember 2025 lalu.
"Ini merupakan salah satu terobosan yang coba kami lakukan dengan harapan bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat di Tanah Air," ujar Corporate Communications Strategic of Lionroup, Danang Mandala Prihantoro, Selasa (20/1/2026).
Pihaknya berharap, kehadiran rute ini memperluas akses transportasi udara sekaligus mendukung pemulihan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat. Hal itu mengingat akses udara juga berperan dalam pemulihan kehidupan sosial masyarakat , mempercepat pergerakan bantuan, aktivitas ekonomi dan interaksi antardaerah.
Sesuai rencana, penerbangan menuju Bandara Sibolga akan dilakukan sebanyak dua kali seminggu, yakni pada hari Senin dan Jumat. Dalam hal ini Wings Air yang menggunakan pesawat jenis ATR 72 akan berangkat dari Pekanbaru sekitar pukul 10.25 WIB dan sampai di Bandara Dr Ferdinand Lumban Tobing, Sibolga sekitar pukul 11.40. Selanjutnya, pesawat kembali bertolak dari Sibolga pukul 12.35 WIB dan sampai di Bandara SSK II Pekanbaru sekitar pukul 13.30 WIB.
"Penerbangan ini rutin dilakukan setiap hari Senin dan Jumat," ujarnya lagi.
Tak hanya itu, Bandara SSK II Pekanbaru akan dijadikan sebagai titik penghubung perjalanan dari dan menuju Sibolga, yang kini terkoneksi ke berbagai kota besar di Tanah Air hingga luar negeri. Di antaranya Batam, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, hingga Kuala Lumpur.
Respons Positif
Belum lama ini, Wings Air juga telah terlebih dahulu membuka rute Pekanbaru-Gunung Sitoli, Nias. Rute ini baru dibuka pada Desember 2025 kemarin. Sama halnya dengan rute menuju Sibolga, penerbangan ke Gunung Sitoli juga dilakukan setiap hari Senin dan Jumat.
Menurut Danang, sejauh ini respons yang didapat pihaknya juga cukup positif. Karena penumpang yang memanfaatkan rute ini tergolong tinggi. Rata-rata kursi yang terisi setiap kali penerbangan mencapai 80 persen.
"Dari 72 seat yang tersedia, biasanya sebanyak 50 kursi terisi, atau sekitar 80 persen. Ini cukup bagus, semoga kedepannya perkembangannya akan semakin baik lagi. Kita memang menargetkan untuk terus membuka rute baru ke daerah, termasuk di Sumatera. Ini juga sesuai dengan masukan dari masyarakat yang kami terima," pungkasnya. ***