BAGANSIAPIAPI - Tim gabungan Reserse Kriminal Polsek Sinaboi, Polres Rokan Hilir, dan Polres Dumai berhasil mengungkap kasus pencurian di rumah ibadah. Petugas meringkus tiga lelaki yang menggasak Hiu Olo atau wadah kuningan tempat pembakaran hio alat sembahyang, Senin (15/6/2026) dini hari.

Wadah sembahyang dari tembaga berukir tersebut sebelumnya dilaporkan raib dari Kelenteng Tuapa yang berlokasi di Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (9/6/2026) pagi. Pengurus tempat ibadah yang menyadari hilangnya benda sakral tersebut langsung membuat laporan resmi ke Polsek Sinaboi.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Sinaboi, Iptu Irwandy Turnip bersama Unit Reskrim segera bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta penyelidikan mendalam. Di lokasi kejadian, petugas menemukan sisa abu pembakaran hio berserakan di area lantai.

Titik terang mulai didapatkan setelah polisi memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di area Kelenteng Tuapa. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas aksi tiga pelaku yang sedang menggotong Hiu Olo tembaga dan langsung memasukkannya ke dalam mobil operasional yang mereka bawa, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Video rekaman CCTV aksi pencurian tersebut bahkan sempat viral di media sosial.

Setelah melakukan pelacakan, tim gabungan akhirnya berhasil mengendus keberadaan para pelaku di wilayah hukum Polsek Dumai Barat. Selain mengamankan para pelaku, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa Hiu Olo yang dicuri.

Untuk kepentingan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut, identitas lengkap ketiga pelaku saat ini belum dipublikasikan secara mendetail oleh pihak kepolisian. Namun, salah satu di antara pelaku yang diamankan diketahui merupakan warga asal Tangerang, Banten.

Kapolsek Sinaboi, Iptu Irwandy Turnip saat dikonfirmasi membenarkan terkait operasi penangkapan para pelaku pelarian tersebut. "Benar telah berhasil ditangkap, sedang diperiksa intensif," jelasnya, Senin (15/6/2026).

Guna mengantisipasi kejadian serupa, pihak kepolisian mengimbau kepada para petugas penjaga malam di kelenteng maupun tempat ibadah lainnya untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Pengamanan swakarsa harus dilakukan semaksimal mungkin agar fasilitas milik rumah ibadah dapat terjaga dengan aman. ***