PEKANBARU - Tren kunjungan masyarakat ke Museum Sang Nila Utama Riau menunjukkan grafik yang menggembirakan. Sebanyak 9.830 orang tercatat datang berkunjung untuk melihat koleksi sejarah selama periode Januari hingga Mei 2026.

Angka ini mencakup berbagai kategori pengunjung, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, hingga wisatawan mancanegara yang penasaran dengan warisan budaya Melayu.

Fluktuasi Data Kunjungan Bulanan

Arus kunjungan ke museum mengalami pasang surut yang dipengaruhi oleh kalender akademik dan masa liburan. Data riil dari pihak pengelola memperlihatkan dinamika tersebut secara rinci.

"Januari totalnya ada 2.878 pengunjung. 2.088 pelajar, 170 mahasiswa, 584 umum, 36 asing. Kemudian, Februari ada sebanyak 2.560 pengunjung terdiri dari 2.034 pelajar, 39 mahasiswa, 449 umum, 38 asing," jelas Kepala UPT Museum Sang Nila Utama Riau, Tengku Leni Rahayu.

Memasuki bulan ketiga, aktivitas kunjungan sempat menyusut sebelum akhirnya kembali bangkit.

  • Maret: Total hanya 117 orang, dengan rincian 62 pelajar, 32 mahasiswa, 21 umum, dan 2 asing.
  • April: Grafik melonjak ke angka 2.070 orang, terdiri dari 1.672 pelajar, 110 mahasiswa, 212 umum, serta 76 asing.
  • Mei: Angka kunjungan tetap stabil di posisi 2.205 orang yang meliputi 1.603 pelajar, 174 mahasiswa, 412 umum, dan 16 asing.

Kehadiran puluhan turis asing di setiap bulannya menandakan museum ini memiliki potensi besar sebagai gerbang pariwisata internasional di Riau. ***