
PEKANBARU - Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi memimpin upacara peringatan Hari K3 di halaman kantor Walikota, Rabu (17/02/2016). Kegiatan turut dihadiri Sekdako Drs.H.M Noer beserta sejumlah pejabat tinggi lainnya.
Wakil Walikota mengatakan, melalui peringatan ini, seluruh instansi, perusahaan dan sekolah diminta untuk senantiasa menerapkan K3 di setiap kegiatan yang dilakukan demi menuju zero incident. Keselamatan kerja adalah merupakan tujuan bersama.
Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri secara resmi mencanangkan pelaksanaan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2016. Pencanangan tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan pengawasan ketenagakerjaan di Indonesia.
Upacara ini menandai dimulainya pelaksanaan Bulan K3 Nasional tahun 2016 yang diselenggarakan secara serentak di perusahaan-perusahaan seluruh tanah air. Dikatakan, Wakil Walikota, peringatan Hari K3 Nasional mengangkat tema "Melalui Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) kita wujudkan Indonesia Berbudaya K3 dalam menghadapi Perdagangan Bebas", sangat tepat dan strategis untuk mendorong semua pihak berpartisipasi aktif membudayakan K3.
Ditegaskan, pelaksanaan kegiatan K3 tidak hanya menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja serta orang lain yang berada di tempat kerja, tetapi juga bagaimana kita dapat mengendalikan risiko terhadap peralatan, aset dan sumber produksi sehingga dapat digunakan secara aman dan efisien agar terhindar dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
"Dalam rangka mendorong terlaksananya perlindungan K3, maka upaya yang paling tepat dalam menerapkan K3 adalah melalui penerapan sistem yaitu sistem manajemen sebagaimana amanat Pasal 87 Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003, yang mana pedoman penerapan SMK3 diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012," ujar Wakil Walikota.
Dikatakan, persyaratan K3 juga dilakukan untuk memenuhi tuntutan negara-negara maju, terhadap persyaratan suatu produk barang atau jasa. Antara lain, harus memiliki mutu yang baik, aman dipergunakan, ramah lingkungan dan memenuhi standar internasional tertentu di antaranya sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen K3 serta standar-standar lainnya. (rls)