
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Untuk mengetahui penyebab kecelakaan kerja yang menewaskan 2 pekerja di areal PT Indah Kiat Pulp and Paper (PT IKPP) Perawang, Kabupaten Siak, tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri cabang Medan menggelar olah tempat kejadian peristiwa (TKP), Selasa (16/6/2015).
"Dari jam 9 pagi sampai jam 2 siang, dua orang tim Labfor Medan yang dipimpin Kombes Pol Haris Aksara melakukan olah TKP di PT IKPP," kata Kapolres Siak AKBP Ino Hariyanto saat dihubungi GoRiau.com, Selasa (16/6/2015).
Saat ditanya kapan hasil olah TKP yang dilakukan tim Labfor Medan itu bisa diketahui masyarakat, Kapolres tidak bisa memastikannya."Kita tunggu saja hasil kerja tim Labfor ini. Kalau sudah ada hasilnya, tentu kita sampaikan ke publik," ujar Kapolres.
Seperti diberitakan, kecelakaan kerja terjadi Jumat (12/6/2015), sekira pukul 15.00 WIB di area pulp making 9 lokasi PT IKPP. Kronologisnya, crane yang sedang dikendalikan operator mengangkut barang, tiba-tiba patah. Sehingga barang berjatuhan, lalu menimpa conveyer (sejenis rel penghantar/pengangkut bahan baku, red) yang ada disekitarnya. Akibatnya conveyer ini pun ambruk dan menimpa electrical room (ruang kontrol). Di ruangan kontrol itu, sejumlah pekerja sedang melakukan pengecoran bangunan, sehingga menghantam sejumlah pekerja.
"Akibatnya, Andri Setiawan (23) warga asal Medan Sumatera Utara (Sumut) dan Agus Salim (50), warga asal Deli Serdang Sumut, dua-duanya karyawan PT Martapura Makmur, tewas saat dibawa ke klinik PT IKPP. Kepala korban terbentur benda keras," kata Kapolres.
Sementara tiga pekerja lainnya mengalami luka berat, yakni Deny Siahaan (26) warga Jalan Toba Perawang (karyawan PT Mekar Indah Abadi), Jasman (41) warga Jalan Pemuda Perawang (karyawan PT Mekar Indah Abadi), dan Ramadan Putra (35), warga jalan Sukaramai Perawang (karyawan PT Martapura Makmur).(nal)