
SIAK SRI INDRAPURA - Demi memadamkan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut), tak jarang banyak rintangan yang harus dilalui tim-tim pemadam api. Bukan hanya kesulitan akses air, ternyata tim pemadam terkadang terisolir tak bisa berkomunikasi dengan pusat.
"Ketika kami memadamkan api terkadang terkendala akses air yang susah. Kalau pemadaman di hutan belantara, kendalanya jaringan signal. Kami jadi tidak bisa berkomunikasi untuk membuat laporan," ungkap Kepala Manggala Agni Daops Siak, Edwin Putra kepada GoRiau.com, Sabtu (12/3/2016) di Siak.
Sambungnya, pemadaman tersulit dan bekelanjutan ada di Kawasan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil (GSK), Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Dimana, lokasi tersebut lebih tepatnya berada di dalam kawasan konservasi.
"Kondisi tanahnya berupa gambut dengan kedalaman 3-4 meter terbakar dipermukaan dan dikedalaman. Lahannya berupa semak belukar dan tanaman sawit perambah kawasan konservasi," tutupnya. ***