
DURI - Selain tumpukan sampah, ada pemandangan ganjil lagi disepanjang Jalan Hangtuah Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Siapapun yang melintasi Jalan Hangtuah mulai dari simpang Telkom hingga simpang Geroga akan melihat pemandangan ganjil itu, yakni rumput bisa tumbuh di aspal.
Sepintas lalu, pemandangan itu tidak terlihat jelas, namun jika diperhatikan betul, rumput liar itu memang tumbuh diatas aspal. Hal itu disebabkan, pada aspal yang menempel dengan taman Jalan itu ada onggokan pasir atau tanah dengan jarak satu meter. Sehingga rumput dengan sangat mudah tumbuh disekitar aspal jalan Lintas Sumatra itu.
"Biasanya pasir yang ditumpuk dipinggir taman Jalan itu cepat diangkut bagian pertamanan, ini kok sudah hampir sebulan dibiarkan saja. Wajar rumput jadi tumbuh disekitar aspal. Selain itu juga debu jalan semakin tebal dalam cuaca panas. Itu harus cepat dibersihkan pihak terkait, karena sangat mengganggu orang yang melintasi Jalan Hangtuah," kata Rio, warga depan mesjid Arafah Duri kepada GoRiau.com, Sabtu (11/3/2016).
Terkait keluhan warga ini, Kepala UPT Dinas Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman Kecamatan Mandau saat dikonfirmasi mengatakan rumput yang tumbuh diatas aspal itu harusnya jangan sampai terjadi.
"Kalau untuk taman di median jalan rumputnya tidak ada yang menjalar ke ruas jalan. Sebab hampir setiap hari dibersihkan oleh bagian pertamanan kita. Tetapi jika ada rumput yang tumbuh di aspal atau sela-sela tumpukan pasir yang kumpulkan oleh penyapu jalan, itu bukan kewenangan dari UPT Tata Kota, Tata Ruang dan Pemukiman. Melainkan tanggung jawab dari UPT Dinas Pasar dan Kebersihan," pungkas Syaiful yang membantah tegas tumbuhnya rumput diaspal akibat kelalaian stafnya dilapangan.
"Sebelumnya kita sudah kordinasikan juga hal ini dengan Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis. Dimana pasir Jalan yang disapu petugas kebersihan dan ditumpukan di pinggir jalan bukanlah tanggung jawab dari bagian pertamanan Dinas Tata Kota," ujar Syaiful lagi seraya menyarankan untuk melakukan konfirmasi langsung ke UPT Dinas Pasar dan Kebersihan Kecamatan Mandau.
Sementara itu, Kepala UPT Dinas Pasar dan Kebersihan Kecamatan Mandau, Ahmad Saputra saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya sedang tidak aktif. Sedangkan Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Bengkalis, Indra Gunawan, membantah tegas saat dikonfirmasi perihal pasir yang disapu petugas kebersihan Kecamatan Mandau dan dibiarkan ditumpuk dipinggir Jalan berhari-hari.
"Anggota kita lakukan dilapangan, khusus penyapu Jalan biasanya pasir itu langsung dimasukan kedalam karung dan langsung diangkut. Tidak dibiarkan menumpuk begitu saja di pinggir Jalan. Kita pernah tanyakan langsung dengan anggota dilapangan, katanya pasir atau tanah yang menumpuk dipinggir jalan itu berasal dari taman median jalan. Ketika bagian pertamanan membersihkan rumput dibagian taman, tanah atau rumput liarnya dibuang ke badan jalan," kata Indra menjelaskan kepada GoRiau.com melalui sambungan selulernya.***